Band SABI Launching Album Perdana Bernama IDENTITY
Band SABI yang beranggotakan anak muda asal Pekanbaru, menelurkan album perdana mereka dengan nama IDENTITY
Penulis: Nolpitos Hendri | Editor:
Laporan Reporter Tribun Pekanbaru, Nolpitos Hendri
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Band SABI yang beranggotakan anak muda asal Pekanbaru, menelurkan album perdana mereka dengan nama IDENTITY. Album perdana ini dilaunching pada Sabtu (20/1) sore di One Refinery Coffee Shop Jalan Delima Indah.
SABI, sebuah brand yang didasari oleh oleh persepsi perumpamaan dari kata "Bisa", yang dianalogikan sebagai motivasi positif dan rasa optimis kepada masing-masing personel band ini.
Personel band SABI ini yakni, Berto sebagai vocalist, Kevin sebagai guitarist, Ryan sebagai bassist, Wawan sebagai drummer dan Riski sebagai synthesizer.
Atas nama itu, mereka mampu menuangkan ide-ide kreatif dengan jalur indie (independent), yang SABI anggap sebagai sarana penyaluran bakat seni bermusik secara bebas, tanpa mengeyampingkan unsur eatetika dalam memainkan berbagai instrument musik.
SABI dibangun sekelompok anak muda asal Pekanbaru-Riau dari kelompok musik beraliran berbeda. Band SABI terbentuk tanggal 10 Desember 2011, setelah para anak muda ini saling kenal di berbagai kompetisi musik di Indonesia.
Band SABI memainkan musik bergenre rock modern yang dipadukan dengan instrumen elektronik sebagai karakter baru yang SABI mainkan. SABI berevolusi menjadi band berkarakter kuat dan berani menelurkan karua baru dengan berpedoman kepada selera musik di Indonesia maupun mancanegara.
Maka lahirlah album perdana mereka SABI Indentity dengan sembilan lagu dan semuanya berbahasa Inggris. Album ini mereka telurkan setelah mengikuti sejumlah kompetisi di tingkat regional dan nasional.
SABI mengeluarkan lagu perdana mereka berjudul Goodbye pada akhir 2013 dan lagu kedua Spirit tahun 2014. Lagu ketiga Through my eyes dan lagu ini mengantarkan SABI menjadi juara dalam sebuah kompetisi nasional yang diadakan di RRI Yogyakarta tahun 2015.
Pertengahan tahun 2016, SABI mulai mengerjakan album perdana mereka dengan mandiri, di sela kesibukan recording di Bebob Studio Pekanbaru hingga Oktober 2016. Saat itu SABI mengikuti kompetisi internasional mewakili Indonesia di Tokyo-Jepang dengan membawakan lagu sendiri yang berjudul Old but gold.
Pada November 2016 tersebut, SABI mengeluarkan exclusive packaging album yang secara khusus digunakan sebagai media promosi SABI di Tokyo-Jepang. Mini album ini berisi tiga lagu yakni, Detonated, Come arround dan Old bur gold. Mini album ini di-mixing dan mastering oleh Altana Mohan sebagai operator di Bebob Studio Pekanbaru.
SABI menyelesaikan sembilan lagu yang dikerjakan langsung oleh Joseph Manurung sebagai audio engineer, dan artwork dipegang penuh oleh seorang seniman grafis asal Pekanbaru Maezar Baron. Musik video dikerjakan oleh Okta dari Laza Studio asal Pekanbaru dalam produksi video clip Old But Gold.
Album yang diberinama Identity ini menjadi album komersil perdana SABI semenjak berdiri tahun 2011. Album ini berisikan sembilan lagi yakni, Detonated, Through My Eyes, Come Arround, What's on The Edge, I Hope, Tell, Yes I Know, Old But Gold dan Identity.
SABI berharap album perdana ini dapat direspon secara positif oleh pendengar di dalam negeri mauoun mancanegara. (Nol)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/band_20180120_202757.jpg)