Jemaah Haji Riau Tahun Ini Dibiayai Menuju Batam

Karena dalam persyaratan menjadi embarkasi antara tahun ini untuk dapat izin memenuhi persyaratan administrasi dan fisik, ada tiga persyaratan utama

Jemaah Haji Riau Tahun Ini Dibiayai Menuju Batam
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Jemaah haji kloter pertama asal Pekanbaru tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II dan langsung sujud syukur, Minggu (10/9/2017). 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.com, PEKANBARU - Sebagai persiapan untuk menjadi Embarkasi Haji Antara, tahun ini sudah dianggarkan untuk biaya transportasi jemaah Haji dari Pekanbaru menuju Batam di APBD Riau 2018. Sehingga jemaah Haji digratiskan dari Pekanbaru menuju Batam.

Karena dalam persyaratan menjadi embarkasi antara tahun ini untuk dapat izin memenuhi persyaratan administrasi dan fisik, ada tiga persyaratan utama. Yakni tersedianya anggaran cukup tentang transportasi Pekanbaru - Batam PP. Disepakati di APBD 2018 disiapkan Provinsi.

Kedua harus ada payung hukum sebagai Perda menyiapkan itu dan sudah disetujui Dewan dan saat ini sudah ada Perda tentang anggaran perjalanan haji dari Pekanbaru menuju Batam tersebut.

"Dianggarkan Rp4,6 juta per orang, jadi kuota haji Riau 5100 dan sekitar Rp25 Miliar, "ujar Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie kepada Tribun Kamis (25/1).

Karena ketika Riau ditetapkan sebagai embarkasi haji antara, tetap pengangkut haji dari Pekanbaru menuju Batam pesawat kecil. Namun dari Batam baru menggunakan pesawat besar ke Jeddah Arab Saudi.

"Cuma tidak mengenal lagi di Batam. Biasanya kan harus menginap di Batam dan diperkirakan biaya di Batam menginap total semua mencapai Rp2, 5 Miliar, "ujar Ahmad Syah Harrofie.

Kemudian saat ini yang masih dipersiapkan sebagai syarat untuk keluarnya izin embarkasi haji antara yakni fasilitas. Masih ada dua persyaratan yang belum dipenuhi yakni ruang makan dan ruang kedatangan jemaah.

"Itu yang akan kita Yakin kan Kementerian tahun ini dianggarkan dan kita minta Dinas PUPR untuk menuntaskan nya karena janji mereka maret sudah tuntas, "ujar Ahmad Syah.

Untuk saat ini si asrama haji yang disiapkan bekas Rusunawa belakang DPRD tersebut diantaranya Mesjid sudah siap lift sudah cukup. Kamar tidur sudah siap kapasitas tempat tidur bisa menampung 960 syaratnya hanya 900.

"Kemudian yang disiapkan desain pengamanan terpadu bersama Kepolisian. Sebenarnya kalau ada Win Win dari Kementerian untuk memberikan izin bisa saja dimanfaatkan ruang keberangkatan itu jadi kedatangan. Namun kita Riau tetap memenuhi permintaan dari Kementerian, "jelas Ahmad Syah.

Penulis: Nasuha Nasution
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved