Rabu, 22 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Cara Bicara Dilan yang Kaku Ternyata Bikin Milea Selalu Rindu

Hubungan yang dijalani Milea dan Dilan tak berlangsung mulus. Karena perjalanan kisah mereka turut diwarnai dengan kemelut

Penulis: Hendri Gusmulyadi | Editor: M Iqbal
istimewa
Dilan 1990 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Hendri Gusmulyadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dilan 1990 merupakan sebuah drama yang diadopsi dari novel berjudul Dia Adalah Dilanku Tahun 1990, karya Pidi Baiq.

Film yang ditayangkan baru-baru ini, bercerita tentang Milea (Vanesha Prescilla) yang bertemu dengan Dilan (Iqbaal Ramadhan) di sebuah SMA di Bandung pada tahun 1990.

Perkenalan mereka saat itu berawal dari kepindahan Milea dari Jakarta ke Bandung. Perkenalan itu bisa dikatakan tak biasa, dimana membuat Milea mengenal Dilan yang unik.

Dilan diceritakan sebagai sosok yang pintar, baik hati dan romantis. Karena hal itu caranya pun mendekati Milea tak seperti pria kebanyakan.

Keunikan Dilan lainnya terletak pada cara bicaranya yang kaku. Lama kelamaan, hal itu membuat Milea terbiasa, bahkan membuatnya selalu merindukan Dilan saat tak bertemu.

Hubungan yang dijalan Milea dan Dilan sebenarnya tak berlangsung begitu mulus. Karena perjalanan kisah mereka turut diwarnai dengan kemelut bersama Beni (Brandon Salim), Anhar (Giulio Perangkan), dan Kang Adi (Refal Hadi).

Meski demikian Dilan, sangat tahu bagaiman cara menghadapi kemelut tersebut, yaitu dengan caranya sendiri, yang membuat Milea menjadi percaya untuk bisa sampai di tujuan dengan selamat.

Bercerita tentang Novel Dia Adalah Dilanku Tahun 1990, kisah di dalamnya ditulis berdasarkan kisah nyata.

Jadi mereka Milea dan Dilan bukanlah tokoh fiksi. Inilah alasan kenapa cerita yang disuguhkan begitu terasa alami dan tidak dramatis.

Hingga membuat novel yang berkisah tentang problematika remaja tahun 1990an ini menjadi buku yang laris terjual.

Untuk menyaksikan film Dilan 1990, kunjungi bioskop terdekat. Salah satunya yakni di Bioskop Holiday 88 Jalan Sultan Syarif Kasim. Jam tayang pada Sabtu (27/1/2018) yakni pada Pukul 13.15, 15.50, 18.25 dan 21.00 wib. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved