Jangan Dilihat, Nak! Sakit Nanti
Bahkan ada yang menghindar memandangi bulan yang sedang berwarna merah darah
Penulis: Fernando Sihombing | Editor:
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sihombing
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Masyarakat Kampar memaknai Gerhana Bulan dengan beragam. Bahkan ada yang menghindar memandangi bulan yang sedang berwarna merah darah, Rabu (31/1/2018) malam.
Ada ayah di sekitar Pasar Danau Bingkuang Kecamatan Tambang yang melarang anaknya berlama-lama memandang bulan. "Pa! Merah. Makin merah, pa!," ucap seorang putri kepada ayahnya sembari mendongak ke arah bulan.
Sang ayah yang penasaran, ikut melihat bulan. Namun hanya sekejap. "Ihh... jangan lihat-lihat lagi, nak," ucap sang ayah cepat-cepat melarang putrinya memandangi bulan dengan ekspresi ketakutan.
"Sakit nanti," sahut sang ibu menimpali larangan dari sang ayah. Mereka memilih tidak begitu mempedulikan fenomena yang sedang menghiasi langit itu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/gerhana_20180131_222556.jpg)