Ini Sebutan Gerhana Bulan Di Kampung Bupati Azis

Gerhana Bulan memiliki sebutan lain di Desa Kuapan Kecamatan Tambang kampung halaman Bupati Kampar

Ini Sebutan Gerhana Bulan Di Kampung Bupati Azis
Tribun Pekanbaru/ Theo Rizky
Gerhana bulan total terlihat di langit Kota Pekanbaru, Rabu (31/1/2018) 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Gerhana Bulan memiliki sebutan lain di Desa Kuapan Kecamatan Tambang. Masyarakat di kampung halaman Bupati Kampar, Azis Zaenal menyebutnya dengan bulan sakit.

Sebutan ini memang aneh. Seorang nenek di Kuapan, Yusma mengaku banyak versi pendapat masyarakat Kuapan dan sekitarnya tentang bulan sakit. Beragam pendapat itu berkembang sejak dahulu kala sampai sekarang.

Menurut wanita berusia 60 tahun ini, sebagian menyebut keadaan bulan sedang tidak baik sehingga sinarnya meredup. Ia tak tahu pemahaman apa yang melatarbelakangi pendapat itu.

Yusma mengatakan, bulan yang memerah menimbulkan ketakutan pada masyarakat. Mitos berkembang kalau warna bulan seperti darah dianggap sebagai pertanda buruk yang sangat mengerikan.

"Ada lagi nggak kehidupan di dunia ini?," kata Yusma menggambarkan ketakutan masyarakat zaman dahulu. Gerhana bulan ditakuti sebagai pertanda akhir kehidupan di bumi ini.

"Makanya orang lari ke Masjid. Sholat di Masjid," ujar Yusma.

Di samping itu, ada juga mitos yang menyebut Naga sedang terbang. Kemudian menyemburkan api, sehingga bulan tampak berwarna merah. (*)

Penulis: Fernando Sihombing
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved