Aksi Damai Driver Online

VIDEO: Pemukulan Hingga Sweeping, Ini 8 Tuntutan Driver Online ke DPRD Riau

Kedatangan driver angkutan online ini menyampaikan beberapa permasalahan yang mereka alami. Sedikitnya ada delapan permasalahan

Laporan Videografer Tribunpekanbaru.com, Aan Ramdani

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Tak kurang dari lima ratus driver taxi online mendatangi Kantor DPRD Riau, Senin (5/2/2018).

Kedatangan driver angkutan online ini menyampaikan beberapa permasalahan yang mereka alami. Sedikitnya ada delapan permasalahan yang mereka sampaikan dan tiga tuntutan.

"Ada pun permasalahan yang terjadi adalah pemukulan dan sweeping terhadap driver online yang dilakukan oleh driver knvensional dan pada saat kejadian tersebut seolah-olah didukung oleh organda dan Dinas Perhubungan Pekanbaru," jelas Koordinator Aksi Driver Online Christiandi Panjaitan.

Kemudian Christiandi melanjutkan permasalahan lainya seperti pengeroyokan driver online yang terjadi mall ska oleh driver taxi konvensional 20 Agustus 2017 lalu. Disamping itu, banyak lagi permasalahan-permasalahan lainya.

"Kemudian yang terbaru adalah penahanan driver online, pencopotan atribut paksa dan perusakan dan pembakaran atribut driver online dikawasan Bandara SSK Pekanbaru. Kemudian ada juga upaya penahanan driver online yang menjemput saudaranya di bandara juga. Apakah bandara itu milik pribadi, bandara itu milik umum," katanya.

Terkait dengan berbagai permasalah tersebut disampaikan 3 poin penting yang menjadi tuntutan kepada DPRD Riau.

"Pertama kami meminta DPRD memanggil instansi atau dinas terkait. Kemudian menjawab keresahan seluruh driver online Riau agar dapat bekerja mencari nafkah dengan aman dan tenang," katanya.

Kemudian poin tuntutan ketiga, massa aksi meminta DPRD Riau segera mempertemukan pihak driver online dengan pengelola taxi konvensional, organda, angkasa pura dan pihak keamanan angkasa pura untuk mediasi mekanisme penjemputan offline dan tidak berbayar terkhususnya keluarga dan kerabat dekat di Bandara SSK II Pekanbaru.

Dalam kesempatan tersebut massa aksi disamput Pimpinan DPRD Riau Kordias Pasariubu dan anggota DPRD Riau, T.Rusli Ahmad dan Makmun Solikhin. (*)

Penulis: Aan Ramdani
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved