News

VIDEO: Ustadz Abdul Somad Dapat Gelar Datuk dari LAM Riau, Begini Alasannya!

Lembaga Adat Melayu Riau mematangkan persiapan penabalan adat bagi Ustad Abdul Somad (UAS). Rencananya digelar

Laporan Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.com, PEKANBARU - Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau mematangkan persiapan penabalan (Pemberian gelar) adat bagi Ustad Abdul Somad (UAS). Rencananya digelar, Selasa (20/2), penabalan akan dilangsungkan dengan serangkaian prosesi adat termasuk pemberian tepuk tepung tawar oleh tokoh adat dan agama.

UAS, begitu ulama kondang ini biasa disapa akan diberi gelar Datuk Seri Ulama Setia Negara. Dia menerima gelar adat ini karena telah berperan penting dalam menyiarka n agama islam dan memegang teguh adat-istiadat Melayu. Dia juga sudah mendunia dan dikenal di mana-mana membawa nama baik Riau yang identik dengan nuansa agama islam.

Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau Al Azhar, Ahad (18/2) memaparkan, persiapan penabalan gelar adat bagi UAS ini sudah mencapai 85 persen.

"Akan dilaksanakan Selasa (20/2) besok. Ditabalkan gelar Datuk Seri Ulama Setia Negara bagi Ustad H Abdul Somad. Kita sudah di persiapan terakhir untuk penyelenggaraan gelarnya,"kata Al Azhar didampingi Sekretaris MKA Taufik Ikram Jamil.

Dia memaparkan, penabalan gelar ini akan dimulai dengan penjemputan UAS dari kantor Tafaqquh di Jalan Duyung."Sesuai dengan adat, yang ditabalkan dijemput kesana. Dijemout oleh Tengganai, lalu pasa beliau akan dikenakan padanya pakaian celana baju, kain. Setelahnya, kelengkapan seperti tanjak, keris dan selempang akan dipasangkan pada prosesi penabalan di balai adat,"paparnya.

UAS saat penabalan diharapkan sudah berada di LAM Riau Jalan Diponegoro pukul 08.30 WIB. Sesampainya di gerbang balai adat, dia akan disambut dan diarak menuju balai adat."Ada arak-arakan kompang, tujuh penjawat adat seperti tombak, keris, pedang dam lain-lain," paparnya.

Di balai adat, prosesi akan digelar di Balairung Tenas Effendi. Prosesi diawali pembacaan ayat suci Al Qur'an dan diikuti oleh penyampaian elu-eluan oleh Ketua Harian LAM Riau Syahril Abu Bakar.

"Setelah pembacaan ikhtisar riwayat hidup dan SK,"tambahnya.

Pada penabalan, nantinya dibacakan juga Warkah penabalan dan pemasangan keris, selempang dan dilakukan pula tepuk tepung tawar.

"Ada 11 orang yang akan menepung tawari. Sudah kita ajemput secara resmi dengan membawa tepak ke rumahnya tiga hari terakhir ini. Yang menepung tawari itu tokoh-tokoh adat seperti diantaranya Tengku Kamarudin Harun dari Pelalawan, Tengku M Nizar dari Gunung Sahilan dan beberapa tokoh adat lainnya. Juga ada ulama seperti Mustafa Umar LC MA," paparnya.

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved