Kepulauan Meranti

Lakukan Revisi Perda Tarif IMB di Kepulauan Meranti Naik, Berikut Biaya Permeternya

Irmansyah menjelaskan, tarif tersebut dinaikkan agar pendapatan pemerintah dari sektor IMB bisa bertambah.

tribunpekanbaru/guruhbudiwibowo
Satpol PP dan Dinas PU Kepulauan Meranti memeriksa kelengkapan IMB milik warga saat razia IMB di Selatpanjang beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG- Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) akan menaikan tarif pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Saat ini pihak DPMPTSPTK sedang merevisi Perda nomor 9 tahun 2015 tentang bangunan gedung dan izin mendirikan bangunan.

Kepala DPMPTSPTK Kabupaten Kepulauan Meranti, Irmansyah mengatakan, kenaikan tarif yang berlaku saat ini masih sangat kecil, hanya Rp1.500 per meter.

"Dalam revisi Perda tersebut, kita akan naikkan sebesar 500 persen atau menjadi Rp7.500 per meternya," ujar Irmansyah, Jumat (23/2/2018).

Baca: Belum Punya Izin Tapi Satpol PP Akui Tak Bisa Tindak Aktivitas Pengemasan Garam dan Sembako di Dumai

Baca: Telah Cabuli 65 Siswa, Guru Ini Mengaku Pernah Jadi Korban dan Trauma

Irmansyah menjelaskan, tarif tersebut dinaikkan agar pendapatan pemerintah dari sektor IMB bisa bertambah.

Ia menyebutkan, pada tahun 2017 lalu pendapatan dari IMB masih sangat kecil, hanya sekitar Rp108 juta.

Padahal target PAD dari sektor tersebut hanya Rp200 juta.

Halaman
123
Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved