Senin, 1 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Fika, Karyawan Cantik yang Jadi Tempat Curhat Para Pekerja, Yuk Simak Ceritanya

Gadis Bernama Lengkap Rofika Ratna Ardiansyah banyak mendengar cerita suka maupun duka tenaga kerja.

Tayang:
Penulis: Budi Rahmat | Editor: Ariestia
Ist
Rofika Ratna Ardiansyah, Penata Madya Pemasaran Peserta BPU BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pekanbaru Kota. 

MENGABDI pada instansi yang bersentuhan langsung dengan tenaga kerja membuat Rofika Ratna Ardiansyah harus memahami betul karakter dan cara komunikasi yang baik.

Apalagi tenaga kerja yang kerap berhadapan dengannya adalah pekerja mandiri, yaitu pekerja bukan penerima upah atau yang tidak dikoordinir oleh perusahaan.

Tentu saja gadis yang biasa disapa Fika ini akan mendengar langsung keluh kesah dari pekerja tersebut. 

Sekarang dia menjabat sebagai Penata Madya Pemasaran Peserta BPU BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pekanbaru Kota.

Gadis yang hobi travellng ini banyak mendengar cerita suka maupun duka tenaga kerja.

Fika yang sudah menamatkan pendidikan S2 mengungkapkan sisi positif dari profesi yang ia geluti.

Menurutnya, semakin banyak yang mendengar keluhan pekerja, semakin banyak pula pengalaman dan pelajaran yang didapatkan.

Interaksi dengan mereka membuatnya mengetahui lebih jauh dan semakin memahami pentingnya jaminan keberlangsuhan pekerjaan dan hidup pekerja.

Pada umumnya para tenaga kerja ini bercerita mengenai kekhawatiran ketika pekerjaan mereka tidak berlangsung baik. Termasuk mendapati resiko terburuk yang mengancam kelangsungan hidup.

Apalagi bagi mereka yang menjadi tulang punggung keluarga.

Fika mengatakan ada hal yang sangat mengkhawatirkan terkait para pekerja mandiri tersebut, yakni masih rendahnya kesadaran atas jaminan sosial mereka.

Padahal para pekerja mandiri sendiri lah yang harus lebih proaktif untuk menjamin kehidupan dan keberlangsungan pekerjaan dan hidupnya.

Jika sudah mendapati kenyataan seperti itu, maka Fika akan mengedukasi dan mensosialisasikan apa yang harusnya dilakukan dan menjadi hak pekerja tersebut.

Setiap hari mendengar keluhan atau 'curhat' para pekerja, apakah gadis berusia 27 tahun ini jenuh?

Ternyata tidak, Fika justru mendapatkan pengalaman yang berharga.

Ia jadi memahami kenyataan bahwa setiap pekerjaan itu ada kesulitan dan resikonya.

Selain itu, berhadapan dengan orang lain membuatnya belajar memahami karakter manusia.

Dulu, alumnus Universitas Riau ini tidak terfikirkan sama sekali akan bekerja di perusahaannya saat ini.

Namun proses pendidikan dan garis hidup justru mengantarkannya untuk dekat dengan pekerja.

Karena prestasinya menjadi terbaik saat proses kelulusan, Fika pun kemudian mendapat undangan dari perusahaan untuk mengikuti tes

Ikut program untuk rekrutmen fresh graduated dengan jalur campus hiring.

Keberuntungan berpihak pada Fika lewat seleksi dan tes yang dijalani.

Maka terhitung sejak tahun 2014 Fika aktif bekerja di perusahaannya saat ini.

Lewat curhat para pekerja itulah kemudian Fika semakin tahu pentingnya jaminan sosial.

Menurutnya, alangkah baiknya pekerja mandiri juga mendapat perhatian dari perusahaan lewat program CSR utuk memberikan kepastikan jaminan sosial.

Fika berharap kedepannya  generasi muda Indonesia dapat tumbuh menjadi pekerja yang memahami benar pentingnya jaminan sosial. (Budi Rahmat)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved