Ketua DPK- IKAPTK Pekanbaru Ajak Seluruh Purna Praja Kawal Proses Hukum Nurkhairunnisa

Azharisman Rozie, menyangkan aksi pemukulan terhadap Nurkhairunnisa oleh oknum ASN inisial VP tersebut

Ketua DPK- IKAPTK Pekanbaru Ajak Seluruh Purna Praja Kawal Proses Hukum Nurkhairunnisa
(MI/Ramdani)
Ilustrasi 

Laporan : Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemukulan terhadap Nurkhairunnisa oleh oknum ASN inisial VP di Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi perhatian banyak pihak. Sebab korban pemukulan ini adalah wanita purna praja.

Ketua Dewan Pengurus Kota Ikatan Dewan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (DPK- IKAPTK) Kota Pekanbaru, Azharisman Rozie, menyangkan aksi pemukulan terhadap Nurkhairunnisa oleh oknum ASN inisial VP tersebut. Nurkhairunnisa yang akrap disapa Icha merupakan purna praja angkatan 23 yang bertugas di Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Pemukukan terhadap adik kita wanita purna praja Nurkhairunnisa atau Icha oleh VP, merupakan aksi tidak beradab dan kita dengan tegas mengutuk hal itu," kata Haris, Minggu (25/2/2018).

IKAPTK Pekanbaru, sebut alumni Diklatpim II LAN RI angkatan XVI tahun 2007-2008 ini, juga mendukung serta mendorong langkah Ketua IKAPTK Provinsi NTT DR Zet Sony Libing untuk menempuh upaya hukum serta mendesak Plt Bupati dan Plt Sekda Sabu Raijua memberikan sanksi tegas terhadap oknum ASN tersebut.

Dirinya mewakili IKAPTK Pekanbaru, mengajak seluruh purna praja dimanapun berada agar sama-sama mengawal proses hukum yang sedang berlangsung.

"Karena kita tidak menginginkan tindakan tidak beradap tersebut terjadi lagi di kemudian hari, khususnya terhadap anggota IKAPTK se-Indonesia," ujarnya, alumni STPDN lulusan 1993 ini. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved