Breaking News:

INFO KESEHATAN

Jangan Salah, Anak Remaja Juga Beresiko Terserang Stroke! Waspadai 11 Hal Ini

Stroke remaja jarang terjadi. Kelompok usia stroke paling umum adalah orang dewasa di atas usia 65 tahun.

Penulis: Muhammad Ridho | Editor: Muhammad Ridho
remaja stroke 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Stroke remaja jarang terjadi. Kelompok usia stroke paling umum adalah orang dewasa di atas usia 65 tahun.

Anak-anak dengan masalah kesehatan tertentu dan wanita hamil dapat mengalami peningkatan kecil dalam risiko stroke, tapi pada remaja merupakan masalah yang berbeda.

Dilansir tribunpekanbaru.com dari National Geographic Indonesia, Remaja yang mengalami stroke sering memiliki satu atau lebih dari masalah medis yang mempengaruhi pembekuan darah dan stroke di antaranya kondisi-kondisi di bawah ini.

1. Anemia sel sabit

Anemia sel sabit adalah kondisi darah turunan dan menyebabkan penggumpalan darah yang disebabkan oleh proses disebut ‘sickling,’ atau perubahan karakteristik dalam bentuk sel-sel darah merah dalam menanggapi stres fisik seperti infeksi.

Gumpalan darah ini dapat terbentuk di mana saja pada bagian tubuh, dan jika gumpalan darah terbentuk di otak atau dalam perjalanan ke otak, maka akan menyebabkan stroke.

2. Kelainan pembuluh darah bawaan

Contohnya seperti aneurisma otak dan malformasi arteri mungkin bisa menyebabkan gumpalan, berdampak pada stroke iskemik, tetapi lebih cenderung akan pecah, menyebabkan stroke hemoragik.

3. Penyakit jantung atau malformasi jantung

Dapat mengakibatkan detak jantung yang tidak teratur, masalah fungsi jantung atau serangan jantung, yang semuanya dapat menyebabkan stroke.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved