Dinas PUPR Laporkan Dugaan Tindak Pidana Pencurian Lampu Taman ke Polsek Tampan

Dinas PUPR Kota Pekanbaru langsung melaporkan dugaan pencurian tersebut ke pihak kepolisian

Dinas PUPR Laporkan Dugaan Tindak Pidana Pencurian Lampu Taman ke Polsek Tampan
Tribun Pekanbaru/ Syaiful Misgio
Puluhan Lampu Taman di Median Jalan Soekarno Hatta Hilang 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru: Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang tidak tinggal diam terhadap aksi pencurian lampu dan kabel di taman median Jalan Soekarno Hatta. Begitu mengetahui ada pencurian lampu dan kabel di taman median jalan, Dinas PUPR Kota Pekanbaru langsung melaporkan dugaan pencurian tersebut ke pihak kepolisian yakni Polsek Tampan. Laporan dugaan tindak pidana pencurian tersebut masuk di Polsek Tampan, Selasa (27/2).

"Kami berharap pihak kepolisian bisa menangkap pelakunya dan memberikan hukuman supaya ada afek jeranya," kata Plt Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Eduard Riansyah, Rabu (28/2).

Proyek pemasangan lampu taman di median jalan tersebut anggaranya dibawah Rp 200 juta. Sehingga proyek ini dikerjakan oleh rekanan dengan sistem PL. Karena pengerjaanya sudah selesai lebih dari tiga bulan, maka sudah tidak ada lagi tanggungjawab pihak rekanan untuk mengganti lampu yang hilang tersebut.

"Sudah lebih tiga bulan, jadi tidak menjadi tanggung jawab pihak rekanan lagi. Kita juga belum tau ini apakah nanti diganti atau seperti apa. Karena anggaran untuk perawatan lampu taman tidak dianggarkan. Itu sudah pindah ke dinas perhubungan, sama dengan lampu PJU," bebernya.

Seperti diketahui, lampu sorot yang dipasang dibawah pangkal pohon di media jalan Soekarno Hatta raib digondol maling. Pantuan Tribun, Rabu (28/2) ada puluhan lampu jalan yang dicuri oleh orang tidak bertanggungjawab.

Sebelumnya lampu-lampu sorot ini dipasang disetiap pohon. Saat ini yang tersisa hanya pondasi tempat meletakkan lampunya saja. Sementara lampunya sudah tidak ada lagi.

Tidak hanya lampu yang hilang. Namun kabel yang ditanam dibawah tanah juga dibongkar dan dicuri oleh orang tak dikenal. Terlihat bongkahan tanah membentuk parit kecil bekas galian kabel yang dicuri oleh maling.

"Sudah lama itu bang, sekitar seminggu yang lalu lah," kata Armanto, pedagang asongan yang berjualan dipinggir jalan tidak jauh dari lokasi lampu taman yang hilang, Rabu (28/2).

Lampu taman yang hilang ini pengerjaanya baru selesai sekitar 3 bulan yang lalu. Lampu jalan ini dikerjakan oleh rekanan dengan sistem Penunjukkan Langsung atau PL. Proyek ini dibawah naungan bidang pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved