Hingga Maret 54 Hektar Lahan Terbakar di Pelalawan, Terbanyak di Kecamatan Ini
BPBD Pelalawan merilis data luas lahan yang terbakar di Pelalawan sejak Bulan Januari hingga Maret ini.
Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com: Johannes Wowor Tanjung
TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan merilis data luas lahan yang terbakar di Pelalawan sejak Bulan Januari hingga Maret ini.
Dari beberapa titik api yang terpantau dan dapat dipadamkan oleh tim gabungan.
Menurut Kepala BPBD Pelalawan, Hadi Penandio, lahan yang terbakar hingga saat ini mencapai 54 hektar.
Sebagian besar lahan yang dilalap api merupakan gambut yang ada di lahan kosong, semak belukar, dan kebun masyarakat.
Lahan yang hangus itu tersebar di beberapa kecamatan.
"Data terakhir yang kita upgrade bersama Polres Pelalawan, semuanya 54 hektar yang terbakar. Untuk penyelidikan kewenangan ada di tangan polres," jelas Hadi Penandio usai apel siaga darurat bencana Karhutla, Senin (5/3/2018).
Dari luas 54 hektar itu, lanjut Hadi, paling banyak terdapat di tiga kecamatan seperti Kerumutan, Teluk Meranti, dan Kuala Kampar.
Untuk wilayah Pangkalan Kerinci dan Langam juga terdapat titik api, namun tidak seluas yang ada di wilayah pesisir.
"Sekarang kecenderungannya ke arah pesisir kita antisipasi. Karena kalau disini hujan, di pesisir belum tentu turun hujan. Ini menjadi fokus kita," tandas Hadi Penandio.
Sosialisasi larangan membakar lahan akan semakin diintensifkan, sebagai upaya mengantisipasi Karhutla di Pelalawan.
Tim gabungan sudah disiagakan bila sewaktu-waktu titik api terpantau di sekitar wilayah Pelalawan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pemadaman-kebakaran-lahan-di-kuala-kampar-pelalawan_20180305_090017.jpg)