Padang

Operasi Keselamatan Singgalang, Polresta Padang Bagikan 15 Helm Gratis

Selain membagikan helm, lanjut Tomy, pihaknya juga memberikan teguran kepada 150 pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

Operasi Keselamatan Singgalang, Polresta Padang Bagikan 15 Helm Gratis
TribunPekanbaru/BudiRahmat
Foto Ilustrasi 

Laporan Riki Suardi, Kontributor Tribunpadang.com

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hari pertama dilaksanakannya operasi Keselamatan Singgalang 2018, Waka Polresta Padang AKBP Tomi Bambang Irawan, langsung turun ke jalan untuk memimpin operasi yang digelar di perempatan lampu merah antara Jalan Sudirman dan Jalan Bagindo Azischan, Kota Padang.

Dalam operasi yang dimulai pukul 16.00 WIB itu hingga berakhir sekitar pukul 18.00 WIB itu, petugas Satlantas yang melaksanakan operasi tersebut, membagikan sebanyak 15 helm kepada pengendara yang tidak menggunakan helm secara gratis.

"15 helm itu sengaja dibagiakan, karena saya melihat bahwa di Kota Padang masih rendahnya keselamatan berlalu lintas," kata Waka Polresta Padang, AKBP Tomy Bambang Irawan disela-sela operasi, Senin (5/3/2018) sore.

Selain membagikan helm, lanjut Tomy, pihaknya juga memberikan teguran kepada 150 pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

"Tidak itu saja, ratusan selebaran tentang keselamatan lalu lintas juga dibagikan kepada pengendara yang melewati lokasi operasi," ujarnya.

Kasat Lantas Polresta Padang, kompol Asril Prasetya menyebut Operasi Keselamatan Singgalang 2018 ini digelar selama 20 hari yang dimulai hari ini, dan berakhir 25 Maret mendatang.

Untuk itu, pihaknya mengimbau para pengendara agar melengkapi kenderaannya dan mematuhi aturan lalu lintas, supaya Kota Padang menjadi daerah zero accident.

“Selama operasi berlangsung, kami akan terus memberikan edukasi melalui imbauan-imbauan. Harapan kami, tentunya kedepan masyarakat Padang tidak ada lagi yang melanggar aturan lalu lintas,” ungkapnya.

Hal ini dilakukan, lanjut Asril, karena pada operasi ini pihaknya memang mengedepankan teguran kepada masyarakat yang melakukan pelanggaran Lalulintas.

“Kami lebih mengedepankan preventif dan premtif dibandingkan refrensif. Jadi, akan ada banyak kegiatan penyuluhan, sosialisasi dan pemasangan spanduk, banner dan stiker yang kami lakukan selama operasi berlangsung," tuturnya.(*)

Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved