Millenial

Rajah Tubuh Sejak SMP Ganda Rekam Pengalaman Hidup Lewat Tato

bertato untuk merekam setiap pengalaman yang sudah dia lewati dalam kehidupan

Rajah Tubuh Sejak SMP Ganda Rekam Pengalaman Hidup Lewat Tato
Tribupekanbaru/syahrul
Ganda Roman Manalu 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Syahrul Ramadhan.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Lelaki bernama Ganda Manalu ini mengaku, pertama kali bertato sejak masih duduk di bangku SMP.

Sampai saat ini, dirinya masih terus menambah koleksi tato di tubuhnya.

"Ni aja mau nambah lagi, masih kurang," katanya ketika ditanyakan rencana untuk menghapus tato yang sudah ada.

"Bagiku, tato itu bukan kontroversi. Sebab, bertato itu tidak menunjukkan iman dan moral seseorang. Gak ada yang salah dengan orang bertato, sama halnya juga dengan orang yang tidak bertato. Gak ada yang salah kok," paparnya panjang lebar.

Baca: Sisa Elemen Hanya 20 Persen, Mesjid Raya Pekanbaru Sulit Jadi Bangunan Cagar Budaya Lagi

Baca: 8 Fakta Remaja 13 Tahun di Kampar yang Melahirkan, Diancam hingga Tak Tahu Sedang Hamil

Baca: 125 Pedagang Bakso dari Pamor Akan Sediakan 5.000 Mangkok Bakso

Diterangkannya, dirinya memilih bertato untuk merekam setiap pengalaman yang sudah dia lewati dalam kehidupan.

Baginya, setiap tato itu memiliki cerita tersendiri.

"Tato itu kan komitmen. Bagi aku, setiap tato ditubuhku ada story-nya. Ada kekecewaan, kebanggaan, kerinduan. Beragamlah," ungkapnya.

Ganda menyarankan, bagi orang yang ingin bertato untuk berpikir lebih matang sebelum memulai.

Sebab, tato yang sudah dibuat akan sangat sayang sekali jika harus dihapus kembali.

"Bikin tato itu susah, jadi dipikir dululah sebelum memulai daripada menyesal," pesannya.(*)

Penulis: Syahrul
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved