DLH Kampar Pastikan Tidak Pernah Keluarkan Izin Galian C Sekitar Candi Muara Takus

DLH Kampar ikut bereaksi terkait temuan batu kuno di eks lokasi Galian C sekitar Candi Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar.

DLH Kampar Pastikan Tidak Pernah Keluarkan Izin Galian C Sekitar Candi Muara Takus
istimewa
Lokasi Galian C di Desa Koto Tuo Barat Kec XIII Koto Kampar 

Ia mengaku DLH tidak pernah menerima laporan dari masyarakat, khususnya Kepala Desa setempat.

Baca: 3 Kurir Sabu Asal Banjarmasin Hanya Bisa Pasrah, Terancam Seumur Hidup Hingga Mati

Menurut dia, Kepala Desa bertanggung jawab mengawasi aktivitas Galian C di wilayahnya. Kades juga ikut berperan melakukan pembinaan terhadap usaha Galian C.

"Kalau nggak bisa melakukan pembinaan, sampaikan ke camat. Atau langsung laporkan ke DLH," katanya.

Ditanya soal benda kuno yang disebut-sebut bagian dari candi, Cokro mengatakan, perlu penelitian lebih mendalam.

Diperlukan pakar untuk melakukan penelitian. Kembali ia menyatakan Kades berperan mengamankan benda temuan itu.

"Benda itu diamankan, terus dilaporkan kepada instansi yang terkait. Dalam hal ini Dinas Pariwisata," jelas Cokro.

Warga menemukan benda aneh berupa batu kuno diduga penyusun bagian candi di bekas lokasi Galian C, Jumat (16/3) lalu.

Aktivitas Galian C sudah berhenti dan ditinggal begitu saja. (*)‎

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved