Tiang Reklame Tak Berizin Belum Kunjung Ditebang, Dewan Tagih Janji Pemko

Bahkan kuat dugaan karena pemilik tiang reklame tersebut orang berpengaruh, sehingga pimpinan OPD-nya tak punya nyali untuk menebangnya.

Tribun Pekanbaru/Syafruddin Mirohi
Reklame raksasa yang diduga ilegal terpampang di Simpang Bandara SSK II Jalan Sudirman. Reklame tersebut ditempeli stiker belum memiliki izin oleh Bapenda Pekanbaru. Foto diambil Selasa dini hari (6/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Belum adanya aksi nyata dari Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Pekanbaru, serta Satpol PP, dalam mengeksekusi tiang reklame raksasa yang ilegal, dinilai kalangan dewan, sebagai sebuah prestasi yang buruk.

Bahkan kuat dugaan karena pemilik tiang reklame tersebut orang berpengaruh, sehingga pimpinan OPD-nya tak punya nyali untuk menebangnya.

Padahal, BPM-PTSP sendiri sudah menempel stiker bertuliskan 'Tiang Reklame Ini Belum Memiliki IMB' di ratusan tiang reklame raksasa, yang tersebar di beberapa ruas jalan di Kota Pekanbaru.

Baca: Kisah Pria Dipenjara 31 Tahun dan Dapatkan Uang Rp 13 Miliar, Ternyata Ada Fakta Sedih Dibaliknya

Baca: Registrasi Simcard Gagal Gegara NIK e-KTP dan KK Tidak Singkron? Simak Arahan Disdukcapil

Namun tempelan stiker tersebut hanya seremonial saja.

"Harusnya sekarang sudah ada aksi nyatanya. Karena stiker yang ditempel tersebut sudah lama. BPM-PTSP berjanji hanya memberi waktu satu bulan. Sekarang kita tagih. Jangan hanya ngomong saja," tegas Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru T Azwendi Fajri SE, Jumat (23/3/2018) kepada Tribunpekanbaru.com.

Ditegaskannya, maraknya reklame ilegal ini, sangat kuat dugaan karena ada oknum yang bermain.

Seperti di sepanjang Jalan Sudirman, reklame rokok di Jalan Harapan Raya/Imam Munandar, juga belum dilakukan penertiban.

Halaman
12
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved