DLH Tunggu Hasil Uji Laboratorium Limbah PT MAS Terkiat Dugaan Pencemaran Sungai Kerumutan

DLH Pelalawan masih menunggu hasi uji sampel air dan limbah PT Makmur Andalan Sawit (MAS) keluar.

DLH Tunggu Hasil Uji Laboratorium Limbah PT MAS Terkiat Dugaan Pencemaran Sungai Kerumutan
Tribun Pekanbaru/ Johannes Tanjung
Ratusan ikan mendadak mati di Sungai Kerumutan Desa Tambun Kecamatan Kerumutan. Fenomena ini sudah dua kali terjadi sepanjang pekan lalu diduga akibat pencemaran limbah perusahaan 

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pelalawan masih menunggu hasi uji sampel air dan limbah PT Makmur Andalan Sawit (MAS) keluar.

Sampel sudah satu bulan dikirimkan ke Laboratorium Kesehatan (Labkes) Pekanbaru. Namun hasil pengujiannya belum keluar hingga kini.

DLH Pelalawan mengirimkan sampel yang diambil sejak fenomena ratusan ikan mati mendadak di Sungai Kerumutan Desa Tambung Kecamatan Bandar Petalangan.

Hasil uji laboratorium dibutuhkan untuk mengetahui air Sungai Kerumutan terkontainasi limbah cair PT MAS atau tidak, yang dihubungkan dengan fenomena ikan mati.

"Kami juga masih menunggu itu sampai sekarang. Belum keluar hasilnya (uji lab)," beber Kepala DLH Pelalawan, Syamsul Anwar, Jumat (23/3/2018).

Dalam prosedur uji sampel, hasilnya keluar paling cepat selama 14 hari kerja sejak sampel dikirimkan. Tentu hasil dari lab akan menentukan tudingan selama ini yang dialamatkan kepada PT MAS duduga mencemari Sungai Kerumutan.

"Kalau sudah keluar nanti hasilnya akan kita pelajari dulu," tambahnya.

DLH mengambil lima sampel dari Sungai Kerumutan dan kolam limbah Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT MAS di Desa Dusun Tua Kecamatan Pangkalan Lesung pada 22 Februari lalu.

Setelah mendapat laporan ratusan ikan mati mendadak yang terjadi berturut-turut dalam satu pekan.

Warga mengaku fenomena itu sudah berulang kali terjadi dalam rentang waktu satu tahun.

Banyak pihak menduga hal itu disebabkan limbah cair dari PMKS PT MAS, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved