Kenaikan Pertalite, Ini Tanggapan Unit Manager Communication and CSR Sumbagut PT Pertamina

Pada kenaikan harga kali ini khusus, Bahan Bakar Khusus Pertalite kenaikan yang terjadi tidak menjadi yang paling tinggi secara nasional.

Kenaikan Pertalite, Ini Tanggapan Unit Manager Communication and CSR Sumbagut PT Pertamina
ist
pertalite 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Ihkwanul Rubby  

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Kenaikan harga bahan bakar khusus Pertamina Sabtu (24/3/2018) dilakukan dengan dalih kenaikan harga minyak mentah dunia.

Unit Manager Communication and CSR Sumbagut PT Pertamina (Persero), Rudy Afrianto, kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (25/3/2018) mengatakan tren harga minyak mentah dunia di bulan Maret mengalami kenaikan.

Baca: Harga Pertalite Naik, Pansus Pajak Daerah DPRD Riau Pertanyakan Komitmen Pertamina

Baca: Sejumlah Luka Ditemukan di Tubuh Mayat yang Ditemukan Warga Saat Cari Kerang 

Kenaikan yang terjadi melebihi posisi harga minyak mentah dunia pada bulan Februari 2018.

Terkait perbedaan perlakuan di tiap daerah pada kenaikan harga bahan bakar kali ini Pertamina beralasan hal tersebut lebih dikarenakan strategi pricing Pertamina.

Karena strategi ini kenaikan harga Bahan Bakar Khusus di daerah Riau, khusus Pertalite naik sebesar Rp 150 menjadi Rp 8.150 perliter.

Baca: DPRD Riau Wacanakan Kereta Api Barang Sebagai Pengganti Truk, Ini Alasannya

Pada kenaikan harga kali ini khusus, Bahan Bakar Khusus Pertalite kenaikan yang terjadi tidak menjadi yang paling tinggi secara nasional.

Beberapa waktu lalu pemerintah Provinsi Riau bersama DPRD Provinsi Riau sempat membahas tentang penurunan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor.

Baca: Mencurigakan, Lelaki Ini Diamankan Polisi, Rumahnya Digeledah, Ditemukan Ini di Rak Sepatu

Terkait hal tersebut Rudy mengatakan kenaikan harga bahan bakar kali ini tidak terpengaruh hal tersebut.

Ia mengatakan kenaikan harga bahan bakar khusus kali ini dilakukan Pertamina dengan tetap mempertimbangkan kemampuan masyarakat.

Dia mengatakan harga yang berlaku saat ini jauh lebih murah dan lebih bersaing dengan jenis bahan bakar yang sama, yang dijual SPBU merek lain.(*)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved