Breaking News:

Padang

Wah, Uang 40 Juta Berserakan di Jalan di Pondok Kapur Sawah Lunto, Ada Apa Ya. . .

Uang senilai Rp 40 juta berserakan di Jalan aspal dekat kawasan Pondok Kapur, Sawah Lunto, Sumatera Barat, Selasa (10/4/2018. Ini yang terjadi

Editor: Budi Rahmat
ist
uang nasabah bank berserakan di jalan 

Laporan: Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Uang senilai Rp 40 juta berserakan di Jalan aspal dekat kawasan Pondok Kapur, Sawah Lunto, Sumatera Barat, Selasa (10/4/2018).

Seorang personel polisi tampak memunguti uang kertas pecahan 50 ribu tersebut.

Puluhan juta uang tersebut sebelumnya dibawa kabur pelaku perampokan nasabah bank.

Dua orang pelaku tampak meringis kesakitan.

Satu orang masih berada di dalam parit.

Sedangkan satu pelaku lagi tengkurap di jalan aspal dan ada satu orang polisi yang berdiri disampingnya.

pelaku perampokan nasabah bank di Padang
pelaku perampokan nasabah bank di Padang (ist)

Ya, itu adalah peristiwa dua orang pelaku perampokan yang nyungsep masuk parit setelah upaya pelariannya digagalkan warga dan polisi.

Sepeda motor yang dikendarai perampok tidak terkendali yang kemudian jatuh dan pelaku masuk ke dalam parit.

Baca: Uang Rp100 ribu Bisa untuk Makan Setahun, Ternyata Begini Cara Pria ini Melakukan

Sebelumnya, dua orang perampok yang berusaha melarikan diri usai merampok uang milik nasabah Bank BRI, berhasil ditangkap aparat kepolisian Polsek Barangin di kawasan Pondok Kapur, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto, Selasa (10/4/2018) sekitar pukul 10.50 WIB.

Baca: Petapa Sakti India Ini Puasa hingga 70 Tahun, Tanpa Makan, Tanpa Minum, Masih Bertahan Hidup

"Kedua pelaku berhasil ditangkap sesaat setelah merampok uang milik nasabah BRI sebesar Rp40 juta, yang disimpan korban di dalam jok sepeda motornya yang diparkir korban di halaman rumahnya, di Desa Sapan," kata Kapolsek Barangin, Iptu Dani Salman kepada tribunpadang.com saat dihubungi via handphone, Selasa sore.

Kedua pelaku, jelas Dani, bernama Guntur dan Efrizal. Keduanya ditangkap petugas setelah terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya saat keduanya, berusaha menghindari blokade yang dilakukan aparat kepolisian dan warga.

"Tersangka Guntur ini setelah jatuh dari motor, langsung masuk selokan dan kakinya patah. Namun sudah kami amankan dan dibawa ke RSUD Sawahlunto untuk diobati. Sedangkan tersangka Efrizal, babak belur dihajar massa yang berada di lokasi blokade," ujarnya.

Baca: Diberi Saran Tes Baca Alquran untuk Calon Presiden, Jawaban Mahfud MD Seperti Ini

pelaku perampokan nasabah bank di Padang
pelaku perampokan nasabah bank di Padang (ist)

Saat ini, sebut Dani, kasus tersebut tengah dikembangkan, karena dari pengakuan tersangka Efrizal, jumlah mereka bukan berdua, tapi lima orang. Mereka diduga kuat merupakan komlotan perampok lintas provinsi, karena sasaran mereka adalah Bank.

Baca: Diblokade Warga dan Polisi, Perampok Ini Nyungsep Masuk Parit, Uang 40 Juta Berserakan di Jalan

"Anggota kompolotan ini punya peran masing-masing. Ada yang melakukan observasi atau pengamatan kondisi di dalam Bank dan ada yang di luar Bank. Kemudian, ada yang bertugas sebagai eksekusi. Nah, dua pelaku yang ditangkap ini merupakan eksekutornya," beber Dani.

Pengakuan korban perampokan bernama Hafiz, uangnya sebesar Rp40 juta yang sempat dibawa kabur kedua pelaku, baru saja diambilnya dari BRI Pasar Remaja Sawahlunto.

Uang tersebut akan digunakan untuk membayar utang orangtuanya yang dibayar melalui BTPN Solok.

Baca: Geger Pencurian Bayi dalam Kandungan, Wanita Hamil Dijebak, Dibunuh dan Perutnya Dibelah

"Setelah uang diambil, korban kemudian meletakkannya di bawah jok sepeda motor. Setelah itu korban pulang ke rumahnya. Sesampai di rumah, korban pun memarkir sepeda motornya di halaman rumah, dan korban pun masuk ke dalam rumahnya mengambil berkas lainnya untuk dibawa ke BTPN Solok," bebernya.

Tak lama setelah korban masuk ke dalam rumahnya, lanjut Dani, tiba-tiba kedua pelaku mencongkel jok sepeda motor korban dan mengambil uang tunai yang akan disetor korban ke BTPN Solok tersebut. Beruntung ibu korban melihatnya, sehingga langsung diteriaki maling.

uang nasabah bank berserakan di jalan
uang nasabah bank berserakan di jalan (ist)

"Setelah diteriaki maling, kedua pelaku kabur dan korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Mendapat laporan itu, kami pun langsung bergerak dan berkoordinasi dengan seluruh polsek jajaran, termasuk Polres Sawahlunto untuk mencari keberadaan pelaku," tuturnya.

Tak butuh waktu lama. Sekitar 5 menit setelah mendapat laporan, Polsek Barangin pun mendapat laporan dari personil yang ada di lapangan bahwa pelaku, melarikan diri ke arah Pondok Kapur menggunakan sepeda motor Satria FU warna hitam bernomor polisi BM 3643 AAD.

Baca: Kisah Ladyboy di Thailand Menghadapi Mimpi Buruk untuk Ikut Wajib Militer

Petugas yang ada di lapangan dibantu warga sekitar, kemudian mencegat sepeda motor yang dikendarai pelaku. dengan cara memblokade jalan yang akan dilewati pelaku. "Saat melewati blokade itulah pelaku terjatuh, dan langsung ditangkap," pungkas Dani.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved