Puluhan Atlet Takraw Eks PON 2016 Datangi KONI Riau Terkait Dana Pembinaan Khusus
Puluhan atlet takraw Riau mendatangi KONI Riau pada Rabu siang lalu (18/4/2018).
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Ariestia
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Palti Siahaan
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Puluhan atlet takraw Riau mendatangi KONI Riau pada Rabu siang lalu (18/4/2018). Penyebabnya, dana pembinaan khusus atlet takraw yang mengalami pengurangan jumlah dibanding tahun lalu.
Jumlah atlet yang datang berjumlah 20 orang. Terdiri dari 10 putra dan sisanya putri.
Pertemuan digelar di ruang rapat KONI Riau.
Pantauan Tribunpekanbaru.com, rombongan atlet takraw Riau diterima sekretaris umum KONI Riau Deni Ermanto dan wakil ketua Zulkifli Indra.
Atlet takraw tersebut merupakan eks atlet PON 2016. Saat PON 2016, takraw dapat perak.
Setahun lalu, dana pembinaan khusus yang didapat sebanyak Rp 2.900.000. Tahun ini, dana pembinaan yang diterima para atlet hanya sebesar Rp 1 juta.
Baca: Ditemukan Semut yang Bisa Meledak di Hutan Kalimantan, Ilmuwan yang Menemukannya Sampai Kaget
Baca: Anak Suku Pedalaman Wisuda, Orang Tuanya Menghadiri dengan Pakaian Tradisional, Netizen Memuji
Sayang para atlet tidak mau namanya ditulis dalam berita ini. Kala bertemu Jumat siang (20/4/2018), para atlet mengatasnamakan atlet eks PON 2016.
Namun para atlet menyerahkan sejumlah foto dan video sebagai bukti adanya pertemuan.
"Kalau kami tidak berprestasi seperti PON 2012, kami ikhlas tidak dapat pembinaan khusus. Ini kami dapat perak di PON 2016," kata para atlet pada Tribun.
Soal pertemuan dengan KONI Riau pada Rabu lalu itu, pihak KONI Riau, terang para atlet, membuat kebijakan pengurangan dana pembinaan khusus atlet karena atlet takraw tidak mengikuti Kejurnas pada tahun 2017.
"Katanya kita tidak ikut Kejurnas tahun lalu. Memang tahun lalu itu tidak ada Kejurnas. Dari kelender PB memang tidak ada," kata para atlet. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/atlet-takraw-koni-riau_20180421_101028.jpg)