Kepulauan Meranti

Begini Strategi Bupati Irwan Percepat Pertumbuhan Ekonomi Kepulauan Meranti

Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir akan mengurangi volume proyek-proyek jalan poros ataupun proyek besar lainnya di Meranti.

Begini Strategi Bupati Irwan Percepat Pertumbuhan Ekonomi Kepulauan Meranti
Tribunpekanbaru/guruhbudiwibowo
Bupati Kepulauan Meranti saat ditemui sejumlah awak media sesuai membuka acara bimbingan teknis pengadaan barang dan jasa di Grand Meranti Hotel, Senin (23/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM,SELATPANJANG- Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir akan mengurangi volume proyek-proyek jalan poros ataupun proyek besar lainnya di Meranti.

Hal itu sebagai strategi Irwan Nasir untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Meranti.

"Percuma jalan cepat selesai dan jalan bagus-bagus, kalau masyarakat Meranti masih lapar dan tidak mendapatkan pekerjaan dari proyek itu," ujar Irwan Nasir, Senin (23/4/2018).

Menurut Irwan, kendati berdampak baik dalam jangka waktu panjang, namun pelaksanaan proyek-proyek besar yang tidak padat karya ternyata berdampak pada tingginya angka kemiskinan dan pengangguran di Meranti.

Sebab, masyarakat Meranti tidak bisa bekerja di proyek-proyek tersebut.

Baca: Bupati Irwan Siap Ubah Strategi Pembangunan Jika Pertumbuhan Ekonomi 2018 Meranti Melambat 

Baca: Elite Gerindra Ini Yakin Prabowo Subianto Menangi Pilpres 2019, Ini Alasannya

Baca: Suka Duka Tim Gabungan 107 Hari Berburu Bonita, Medan Berat hingga Sinyal Jelek Menelpon Keluarga 

"Sebab, mayoritas perekonomian mayarakat Meranti masih tergantung kepada APBD. Jika seluruh anggaran pembangunan daerah dikucurkan ke proyek-proyek besar, masyarakat menikmati hasil pembangunan dalam keadaan miskin dan lapar," ujarnya pada tribunpekanbaru.com.

Sementara, mayoritas aktifitas perekonomian di Meranti mengalami kelesuan.

Hal itu kata Irwan Nasir terlihat dengan banyaknya kapal-kapal yang dulunya mengangkut hasil perkebunan dan pertanian mayarakat hanya bersandar di pelabuhan.

"Begitu juga kapal-kapal sembako yang digunakan oleh pengusaha meranti, banyak yang tidak jalan," ujarnya.(*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved