Demonstran Sebut Pembangunan Waduk Lompatan Harimau Akan Tenggelamkan 15 Ribu Warga

Koordinator aksi demonstran mengatakan pembangunan Waduk akan mengancam Tenggelamkan 15 ribu warga.

Demonstran Sebut Pembangunan Waduk Lompatan Harimau Akan Tenggelamkan 15 Ribu Warga
TribunPekanbaru/Nasuha
Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Riau melakukan aksi menolak pembangunan waduk Lompatan Harimau yang rencananya dibangun di Desa Cipang Kecamatan Rokan IV Koto Rokan Hulu Senin (23/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunPekanbaru.com, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Koordinator aksi demonstran yang menolak pembangunan waduk Lompatan Harimau di Desa Cipang Kecamatan Rokan IV Koto Rokan Hulu Rian Wahyudi mengatakan pembangunan Waduk akan mengancam Tenggelamkan 15 ribu warga.

"15 ribu warga dari empat desa akan terancam tenggelam jika pembangunan waduk dilakukan, "ujar Rian Wahyudi saat orang.

Apalagi kata Rian Wahyudi proses ganti rugi tidak sesuai dengan keinginan masyarakat sehingga mendapat penolakan.

Baca: BREAKING NEWS: Ratusan Mahasiswa Demo Tolak Pembangunan Waduk Lompatan Harimau di Rohul

Baca: Warga Dihantui Banjir Tiap Hujan, Lurah Sialang Munggu Sebut Pernah Cekcok Soal Bendungan

" Terjadi sewenang - wenangan dari Pemerintah ketika ada penolakan harusnya tidak ada pembangunan. Masyarakat tidak butuh waduk. Masyarakat hanya butuh kesejahteraan, "ujar Rian Wahyudi.

Dalam kesempatan itu staf Divisi Advokasi dan Hukum Walhi Devi juga berorasi menolak pembangunan waduk Lompatan Harimau di Desa Cipang. Karena menurutnya akan menenggelamkan masyarakat dan adat serta budayanya.

"Pembangunan waduk Berpotensi menenggelamkan peninggalan Rumah presiden RI. Pembangunan tidak harus menenggelamkan adat dan budaya, "ujar Devi saat orasi.

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved