Breaking News:

Pekanbaru

Pengurangan Uang Transportasi & Sertifikasi, DPRD: Kalau Dianggarkan Kami Bisa Masuk Penjara

Sudah melakukan dua kali hearing bersama Pemko, terkait uang sertifikasi dan uang transportasi bagi guru

Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
Istimewa
Zulfan Hafiz 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Meski Komisi III DPRD Pekanbaru sudah melakukan dua kali hearing bersama Pemko, terkait uang sertifikasi dan uang transportasi bagi guru, namun belum ada solusi kongkritnya. 

Terakhir, hearing digelar Senin (23/4/2018) kemarin, yang langsung dihadiri Sekko M Noer, Kepala BPKAD Alek Kurniawan, serta Ketua Komisi III Zulfan Hafiz ST dan anggota lainnya.

Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Zulfan Hafiz ST, Selasa (24/4/2018) mengaku, bahwa pengurangan uang transportasi dan sertifikasi guru di Pekanbaru, masih menjadi polemik.

Baca: Tak Bisa Berhitung 1 Sampai 5, Bocah 4 tahun Ini Dipukuli Pakai Tali Pinggang oleh Kekasih Ibu

Namun, pihaknya meminta kepada guru, untuk mengerti dan memahami regulasi yang ada.

"Kalau salah-salah ambil kebijakan dan melanggar aturan, bisa bahaya. Bahkan lebih dari itu, kalau dianggarkan, kami (Pemko dan DPRD), bisa masuk penjara," kata Zulfan menjawab Tribunpekanbaru.com.

Meski begitu, Komisi III akan tetap berusaha mencari solusi terbaik bersama Pemko Pekanbaru, dengan tujuan para guru tidak merasa dizalimi.

Namun yang menjadi catatan penting, semua pihak terkait harus sama-sama paham, bahwa persoalan ini terlalu beresiko jika dianggarkan.

"Jika memang tidak boleh, ya tidak boleh. Ini kan Pemo masih mencari jalan terbaik. Memang, kalau hilang semuanya, kasihan juga," tambah politisi NasDem ini.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved