Agung: Brantas Korupsi dengan Pendidikan Agama dan Karakter

Kata Agung, orang bilang Riau sedang krisis karakter. Dan Riau dinilai orang sebagai provinsi yang kaya namun subur dengan budaya korupsi.

Agung: Brantas Korupsi dengan Pendidikan Agama dan Karakter
Tribun Pekanbaru/Rino Syahril
Ketua terpilih DPC Partai Demokrat Kota Pekanbaru, Agung Nugroho 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Rino Syahril

TRIBUNPEKANBARU.COM - Jeleknya citra Riau dimata nasional, karena Riau dinilai identik dengan sarang koruptor membuat Ketua terpilih DPC Partai Demokrat Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, merasa prihatin.

"Oleh karena itu hal itu harus segera dihapus dan penilaian pusat atau nasional Riau sebagai sarang koruptor juga harus segera dirubah," ujar Agung Nugroho kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (3/5).

Memang saat ini kata Agung, orang bilang Riau sedang krisis karakter. Dan Riau dinilai orang sebagai provinsi yang kaya namun subur dengan budaya korupsi. 

"Tentunya kondisi ini sudah sangat memprihatinkan sekali," ucap Agung saat diskusi ringan sempena Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Rabu kemarin di sela penyiapan kantor baru Demokrat Kota Pekanbaru di seputaran Arifin Achmad.

Baca: Rupiah Melemah Mendekati Rp 14.000, BI: Persentase Pelemahan Kecil

Korupsi jelas Agung bukan budaya Riau dan itu tentunya harus segera dirubah. "Kita bisa merubahnya dengan pendidikan, yakni melalui pendidikan agama dan pendidikan karakter,"ungkap Agung.

Jadi pendidikan itu tambah Agung, harus dilakukan bukan hanya di sekolah saja, tapi juga di lingkungan masyarakat dan tempat-tempat  ibadah serta dirumah.

"Untuk itu mari kita berkaca sesuai kalimat Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, pendidijan bukan hanya memerlukan konten seperti kurikulum saja, tapi lebih kepada keteladanan," papar Agung.

Baca: Tubuh Tinggal Kulit Membalut Tulang, Demi Punya Anak Wanita Ini Rela Berjuang

Jika hal itu dilakukan secara bersama-sama tegas Agung, tentunya Riau akan lebih maju dan bebas dari praktik korupsi.

“Apalagi saat ini Generasi muda kita perlu teladan, perlu model baru sebagai sosok yang bersih. Berpikiran merdeka, tidak terbebani dengan masa lalu. Kalau ini dilakukan saya optimis, Riau ke depan akan lebih baik dengan peran kita semua dalam melakukan pendidikan karakter” pungkas Agung.

Dalam peringatan hari pendidikan nasional tahun ini, pemerintah memberikan tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”. (*)

Penulis: Rino Syahril
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved