Breaking News:

IPA 2018, Chevron Edukasi Masyarakat Teknologi Injeksi Uap

PT Chevron menampilkan keunggulan teknologi injeksi uap (steam flood) dalam memproduksi minyak di Duri, masuk Blok Rokan pada pameran IPA

Penulis: ihsan | Editor: Sesri
Istimewa
ADVISOR Geologi St Chevron, Wikan Winderesta memaparkan teknologi injeksi uap kepada pengunjung stand Chevron di IPA Convention & Exhibition, Jakarta Convention Center, Kamis (3/5/2018) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA  - PT Chevron menampilkan keunggulan teknologi injeksi uap (steam flood) dalam memproduksi minyak di Duri, masuk Blok Rokan pada pameran IPA Convention & Exhibition ke-42 di Jakarta Convention Center yang berlangsung 2-4 Mei 2018.

Danya Dewanti, Manager Corporate Communication Chevron mengatakan, keikutsertaan Chevron pada IPA kali ini sengaja menampilkan keunggulan teknologi injeksi uap di Blok Rokan, Duri. Hal itu juga bersempena ulang tahun ke-77 tahun Chevron mengelola sumur minyak di Duri.

"Kami ingin mengenalkan dan mengedukasi masyarakat tentang teknologi dan proses produksi minyak. Terutama tentang injeksi uap, dimana Duri sebagai areal terluas dalam penerapan teknologi tersebut," ujar Danya, Kamis (3/5).

Lebih lanjut Danya menjelaskan, Duri hingga saat ini masih menjadi penghasil minyak terbesar. Kendati termasuk sumur tua, produksi minyak di bawah pengelolaan Chevron dengan menggunakan teknologi injeksi uap, masih tetap stabil. Bahkan cenderung meningkat.

"Teknologi injeksi uap merupakan yang pertama di Indonesia. Mulai diterapkan sejak tahun 1985. Tanpa teknologi injeksi uap, produksi minyak akan menurun. Jadi diperlukan teknologi kelas dunia untuk mengoperasikan Blok Rokan," sebut Danya.

Dia menambahkan, Chevron juga terus mencari sumur-sumur baru dalam upaya meningkatkan produksi minyak. Hal ini tentu berkaitan dengan penambahan investasi.

Pada pameran IPA, Chevron juga menampilkan pelabuhan Dumai. Karena juga bersempena ulang tahun ke -60 tahun pelabuhan Chevron di Dumai.

Di ajang tersebut mahasiswa Politeknik Chevron Riau (PCR) menampilkan atraksi robot karya mereka.

"Mahasiswa PCR sengaja kita hadirkan karena hingga saat ini Chevron masih tetap memberikan dukungan meski sudah diserahkan ke Pemda. Ini merupakan kegiatan memberdayakan masyarakat lokal sebagai bagian mempersiapkan SDM handal melalui program CSR," tutup Danya. (san)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved