Kamis, 30 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Terbongkar Kasus di Tangerang, Dewan Minta Disperindag Tera Ulang SPBU di Pekanbaru

Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru Supriyanto, Kamis (3/5/2018), sepakat, bahwa kasus tersebut bisa dijadikan contoh.

Tayang:
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Ariestia
TribunPekanbaru/DoddyVladimir
Ilustrasi - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Riau melakukan inspeksi mendadak di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) untuk memastikan ketetapan alat ukur yang dimiliki oleh SPBU, dan mengantisipai tindak kecurangan takaran serta penimbunan BBM. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Terbongkarnya kasus dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), di wilayah Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang, yang diduga melakukan penipuan terhadap konsumen, harus ditindaklanjuti oleh Pemko Pekanbaru. Termasuk pihak Kepolisian (Polresta Pekanbaru/Polda Riau).

Sebab, dua SPBU tersebut terbukti menipu konsumen, dengan mengurangi takaran bahan bakar minyak (BBM) para pelanggannya.

Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru Supriyanto, Kamis (3/5/2018), sepakat, bahwa kasus tersebut bisa dijadikan contoh, dalam hal untuk menertibkan SPBU di Kota Pekanbaru.

"Kita minta Disperindag melakukan tera ulang seluruh SPBU di Kota Pekanbaru. Langkah ini kita nilai sebagai sikap antisipasi, agar bisa dipastikan seluruh SPBU di kota ini tidak ada yang menipu. Disperindag bisa melibatkan Kepolisian atau TNI," pinta Supriyanto kepada Tribunpekanbaru.com.

Baca: Tantang PSPS, Persika Karawang Bawa 20 Pemain

Menurut politisi PKB ini, dari kasus di Tangerang tersebut, tidak ada juga salahnya diambil pelajaran oleh Pemko. Apalagi dalam kondisi ekonomi yang serba sulit, ditambah lagi minimnya kuota premium, serta belum turunnya harga pertalite di Kota Pekanbaru.

Paling tidak, tera ulang bisa dilakukan di beberapa SPBU, yang diduga ada permainan dari tempat lainnya. Sebab, masyarakat saat ini dipastikan, tidak tahu SPBU mana saja yang jujur menjual BBM. Begitu juga sebaliknya, SPBU yang melakukan penipuan.

"Kita bukan menuduh, tapi untuk memastikan saja. Kan tidak ada salahnya. Karena untuk meyakinkan masyarakat, bahwa SPBU di Kota Pekanbaru tidak ada yang melakukan penipuan," harapnya.

Baca: Gerebek Suami Sama Pelakor Sambil Bawa Anak, Perlakuan ke Istri Bikin Emosi, Kasihan Anaknya

Seperti diketahui, terbongkarnya aksi penipuan di Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang tersebut, oleh Polda Metro Jaya, karena SPBU tersebut, memasang alat tertentu yang memungkinkan takaran BBM berkurang otomatis.

Para pengelola telah melancarkan aksinya selama bertahun-tahun dengan keuntungan yang tinggi.

Pengelola SPBU memasang alat menyerupai adaptor, yang di jaringan listrik dan dikendalikan dengan sakelar. Dengan dipasangnya alat ini rata-rata pengurangan BBM jenis Pertamax, Pertalite, dan solar antara 104 sampai 1.099 mililiter per 20 liter pembelian bahan bakar. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved