Breaking News:

Bengkalis

Disdagperin Bengkalis Pastikan Elpiji 3 Kilogram Lancar Selama Ramadhan dan Lebaran

Menghadapi bulan Ramadhan dan Hari Raya IduL Fitri, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Bengkalis akan memastikan pendistribusian gas elpiji

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Muhammad Ridho
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Gas Elpiji 3 Kg 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Menghadapi bulan Ramadhan dan Hari Raya IduL Fitri, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Bengkalis akan memastikan pendistribusian gas elpiji 3 Kilogram berjalan lancar. Sehingga tidak terjadi kelangkaan gas Elpiji 3 Kilogram selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Hal ini diungkap Kepala Bidang Pengembangan dan Perdangangan Burhanuddin kepada wartawan, Jumat (4/5) siang. Menurut dia, upaya menjaga ketersedian stok gas tiga kilogram tersebut sudah dilakukan dengan mengelar pertemuan bersama pihak Pertamina beberapa waktu lalu.

Baca: Jelang Kejurnas antar PPLP 10 Atlet Senam Masih Fokus Latihan

Baca: RS Awal Bros Pekanbaru Gelar Kegiatan Donor Darah, Ditargetkan 100 Kantong Darah Terkumpul

Dalam pertemuan tersebut Disdagperin Bengkalis meminta Pertamina tetap menyalurkan gas elpiji 3 Kilogram setiap hari termasuk hari libur dan hari besar lainnya selama bulan Ramadhan.

"Selama ini yang menjadi pemicu sering terjadinya kelangkaan karena gas tidak masuk di akhir pekan dan hari libur. Ini kebijakan Pertamina yang baru, kita minta pada pertemuan kemarin mereka tetap mendistribusikan gas tiga kilogram tersebut di hari libur," ungkapnya.

Burhanuddin menjelaskan, seperti terjadi diawal pekan kemarin, dimana gas tiga kilogram terjadi kelangkaan akibat akhir pekan dan libur hari besar gas tidak masuk. Sehingga masyarakat ke sulitan mendapatkan gas Elpiji.

"Kita mengharapkan Pertamina, tetap mengeluarkan elpiji pada hari libur sehingga tidak terjadi kesulitan masyarakat mencari elpiji," jelasnya.

Baca: Soal Pembangunan, Bupati Azis Ungkap Level Kampar Masih Jauh dari Daerah Lain di Indonesia

Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat yang mampu agar tidak menggunakan elpiji 3 kilogram, dan beralih ke gas non subsidi. "Ada kesalahan dalam penggunaan Elpiji di Bengkalis ini, dimana gas tiga kilogram seharusnya digunakan untuk orang yang tidak mampu namun pihak pihak golongan menengah ke atas masih memakai gas 3 kilogram," kata dia.

Selain itu, usaha usaha masyarakat seperti rumah makan yang memiliki omset diatas satu juta juga masih menggukan gas tiga kilogram. Disdagperin Bengkalis berharap usaha usaha seperti ini juga beralih ke gas non subsidi.

Untuk hal ini pihak Disdagperin Bengkalis baru bisa melakukan himbauan saja. Karena belum ada ketentuan sanksi yang bisa diberikan kepada penyalah gunaan gas tiga kilogram tersebut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved