Breaking News:

Dipolisikan Gubernur Sumbar, Beni–Esa Akan Dibela ke 53 Advokat

Bhenz Maharajo dan Maidestal Hari Mahesa yang dilaporkan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno ke Polda Sumbar terkait pencemaran

Editor: David Tobing
.
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno melaporkan wartawan dan anggota DPRD Padang ke polisi Rabu (2/5/2018) 

TRIBUNPADANG.com, PADANG – Bhenz Maharajo dan Maidestal Hari Mahesa yang dilaporkan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno ke Polda Sumbar terkait pencemaran nama baik, memberikan kuasa kepada 53 pengacara yang tergabung dalam Aliansi Advokat Untuk Warga Negara dan Insan Pers (Lawan IP).

Koordinator Lawan IP, Yul Akhyari Sastra mengungkapkan, pembentukan aliansi sebenarnya merupakan wujud untuk melindungi siapa saja agar bebas menyampaikan ekpresinya. Baik di dunia nyata atau media sosial.

Oleh sebab itu, pembentukan aliansi ini sekaligus sebagai bentuk perlawanan terhadap upaya-upaya kriminalisasi pers yang dilakukan pihak tertentu.

“Hari ini Bhenz yang dilaporkan, besok entah kita, anak kita atau masyarakat sipil lainnya. Beranjak dari kecemasan itu, para pengacara berkumpul dan merumuskan aliansi yang diberi nama Lawan IP,” kata Yul Akhyari kepada wartawan, Sabtu (5/5/2018).

Menurut Yul, laporan Gubernur Irwan Prayitno terkait postingan Beni Okta melalui akun Facebook Bhenz Maharajo dan Maidestal Hari Mahesa II yang mengutip isi berita, ditambah unggahan halaman utama sebuah media cetak di Padang pada 27 April lalu, terindikasi mengancam kebebasan berekspresi serta menghambat partisipasi masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi.

Padahal setiap orang, apalagi wartawan mendapat perlindungan dalam upaya tersebut. Beni, kata Yul, walau menyebar pemberitaan di halaman medosnya, tapi dia sedang memposisikan diri sebagai wartawan, dan menyebarkan pemberitaan media tempatnya bernaung dan beraktivitas.

“Jika ini dibiarkan, ditakutkan akan menjadi yurisprudensi ke depannya,” ujar Yul. Ia pun juga menghargai sikap Irwan Prayitno atas pelaporan ke Polda Sumbar. “Pelaporan itu hak siapa saja. Klien kami juga siap untuk menghadapinya dalam proses hukum, karena merasa apa yang dilakukannya tidak salah,” imbuhnya.  

Secara materi, lanjut Yul, laporan tersebut sumir. Apalagi postingan itu bukanlah opini pribadi yang sifatnya menuduh. Postingan tidak lari dari substansi isi pemberitaan yang dimuat di media tempat Beni bekerja.

Baca: Bulan Suci Ramadhan Para Bankir Riau Akan Adakan Sejumlah Kegiatan Sosial

Baca: Resmi Ditutup, Kampar Juara Umum MTQ Kampar ke-49

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved