Kunjungan Jokowi ke Riau

Ditemui Jokowi, 2 Mahasiswa 'Penyusup' yang Protes Saat Presiden Pidato Acara NU, Sampaikan Ini

Dua Mahasiswa yang menyampaikan protes pada Presiden saat berpidato di acara Nahdatul Ulama (NU) akhirnya ditemui Presiden sesudah acara.

Tribun Pekanbaru
Dua Mahasiswa Penyusup masuk dalam acara Hari Lahir Nahdatul Ulama di komplek Mesjid Agung Annur Pekanbaru Rabu (9/5). 

Laporan Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.com, PEKANBARU - Dua Mahasiswa yang menyampaikan protes pada Presiden saat berpidato di acara Nahdatul Ulama (NU) akhirnya ditemui Presiden sesudah acara.

Kedua mahasiswa itu menyampaikan aspirasi langsung ke Presiden.

Baca: Kebun Sawit 56 Ribu Hektare, Syamsuar Sebut Rohul Layak Punya Pabrik Karet

Kedua Mahasiswa tersebut merupakan dari BEM Universitas Riau yakni Presiden Mahasiswa Randi dan Mensospol BEM UR Muhammad Hafiz.

Dua mahasiswa yang mengaku dari BEM Universitas Riau diamankan oleh Pasukan Pengaman Presiden saat tiba-tiba berdiri dan berteriak
Dua mahasiswa yang mengaku dari BEM Universitas Riau diamankan oleh Pasukan Pengaman Presiden saat tiba-tiba berdiri dan berteriak "Hidup Mahasiswa!" sambil memperlihatkan sebuah kertas di sela-sela Presiden RI Joko Widodo memberikan kata sambutan saat Hari Ulang Tahun NU ke 92 di Halaman Mesjid Agung An Nur Pekanbaru, Rabu (9/5/2018). Salah satu tulisan pada kertas tersebut berisi kalimat 'Tolak Perpanjangan Kontrak Chevron di Blok Rokan.' Sedangkan dua mahasiswa itu menggunakan baju kaos bertuliskan: Hidup di Riau #TakSemanisJanjiJokowi. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). (Tribun Pekanbaru/Theo Rizky)

"Tadi sempat jumpa dan sampaikan langsung ke pak Presiden aspirasi kami, pak Presiden hanya menanggapi sedikit, "ujar Hafiz kepada Tribunpekanbaru.com usai ditemui Presiden.

Menurut Hafiz mereka menyampaikan aspirasi terkait harga pertalite di Provinsi Riau dan Perda yang saat ini belum diberlakukan sampai sekarang.

Apalagi harganya menurut Hafiz sangat jauh bedanya dengan Provinsi lain.

Dua mahasiswa yang mengaku dari BEM Universitas Riau diamankan oleh Pasukan Pengaman Presiden saat tiba-tiba berdiri dan berteriak
Dua mahasiswa yang mengaku dari BEM Universitas Riau diamankan oleh Pasukan Pengaman Presiden saat tiba-tiba berdiri dan berteriak "Hidup Mahasiswa!" sambil memperlihatkan sebuah kertas di sela-sela Presiden RI Joko Widodo memberikan kata sambutan saat Hari Ulang Tahun NU ke 92 di Halaman Mesjid Agung An Nur Pekanbaru, Rabu (9/5/2018). Salah satu tulisan pada kertas tersebut berisi kalimat 'Tolak Perpanjangan Kontrak Chevron di Blok Rokan.' Sedangkan dua mahasiswa itu menggunakan baju kaos bertuliskan: Hidup di Riau #TakSemanisJanjiJokowi. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). (Tribun Pekanbaru/Theo Rizky)

"Kami hanya menyampaikan aspirasi ke pak Presiden harga Pertalite di Riau jauh lebih mahal dari daerah lainnya,

Baca: Awalnya Dikira Hanya Sesuatu di Atas Batu, Setelah Diteliti, Wow, Benda Ini Usianya 475 Juta Tahun,

"ujarnya.

Sebagaimana diketahui dalam acara Hari Lahir Nahdatul Ulama di halaman Mesjid Agung Annur Pekanbaru, saat pidato Presiden berlangsung muncul dua Mahasiswa dengan membentangkan kertas dan menggunakan kaos bertuliskan. " Hidup di Riau tidak semakin Janji Jokowi".

Dua mahasiswa yang mengaku dari BEM Universitas Riau diamankan oleh Pasukan Pengaman Presiden saat tiba-tiba berdiri dan berteriak
Dua mahasiswa yang mengaku dari BEM Universitas Riau diamankan oleh Pasukan Pengaman Presiden saat tiba-tiba berdiri dan berteriak "Hidup Mahasiswa!" sambil memperlihatkan sebuah kertas di sela-sela Presiden RI Joko Widodo memberikan kata sambutan saat Hari Ulang Tahun NU ke 92 di Halaman Mesjid Agung An Nur Pekanbaru, Rabu (9/5/2018). Salah satu tulisan pada kertas tersebut berisi kalimat 'Tolak Perpanjangan Kontrak Chevron di Blok Rokan.' Sedangkan dua mahasiswa itu menggunakan baju kaos bertuliskan: Hidup di Riau #TakSemanisJanjiJokowi. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). (Tribun Pekanbaru/Theo Rizky)

Tidak hanya dua Mahasiswa, tiga mahasiswa lainnya yang juga dari UR muncul dan sempat diamankan Pasukan Pengamanan Presiden dan TNI yang ada di lokasi.

Dua mahasiswa yang mengaku dari BEM Universitas Riau diamankan oleh Pasukan Pengaman Presiden saat tiba-tiba berdiri dan berteriak
Dua mahasiswa yang mengaku dari BEM Universitas Riau diamankan oleh Pasukan Pengaman Presiden saat tiba-tiba berdiri dan berteriak "Hidup Mahasiswa!" sambil memperlihatkan sebuah kertas di sela-sela Presiden RI Joko Widodo memberikan kata sambutan saat Hari Ulang Tahun NU ke 92 di Halaman Mesjid Agung An Nur Pekanbaru, Rabu (9/5/2018). Salah satu tulisan pada kertas tersebut berisi kalimat 'Tolak Perpanjangan Kontrak Chevron di Blok Rokan.' Sedangkan dua mahasiswa itu menggunakan baju kaos bertuliskan: Hidup di Riau #TakSemanisJanjiJokowi. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). (Tribun Pekanbaru/Theo Rizky)
Dua mahasiswa yang mengaku dari BEM Universitas Riau diamankan oleh Pasukan Pengaman Presiden saat tiba-tiba berdiri dan berteriak
Dua mahasiswa yang mengaku dari BEM Universitas Riau diamankan oleh Pasukan Pengaman Presiden saat tiba-tiba berdiri dan berteriak "Hidup Mahasiswa!" sambil memperlihatkan sebuah kertas di sela-sela Presiden RI Joko Widodo memberikan kata sambutan saat Hari Ulang Tahun NU ke 92 di Halaman Mesjid Agung An Nur Pekanbaru, Rabu (9/5/2018). Salah satu tulisan pada kertas tersebut berisi kalimat 'Tolak Perpanjangan Kontrak Chevron di Blok Rokan.' Sedangkan dua mahasiswa itu menggunakan baju kaos bertuliskan: Hidup di Riau #TakSemanisJanjiJokowi. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). (Tribun Pekanbaru/Theo Rizky)
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved