Progres Pembangunan Jembatan Siak VI Lambat, Komisi IV DPRD Pertanyakan Cara Ganti Waktu Hilang

Komisi IV DPRD Riau yang membidangi pembangunan menilai pelaksanaan kegiatan pembangunan Jembatan Siak IV terlambat progresnya hingga saat ini.

Progres Pembangunan Jembatan Siak VI Lambat, Komisi IV DPRD Pertanyakan Cara Ganti Waktu Hilang
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Sejumlah pekerja sedang mengerjakan pembangunan Jembatan Siak IV, Pekanbaru, Kamis (12/4) 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

Tribunpekanbaru.com, PEKANBARU- Komisi IV DPRD Riau yang membidangi pembangunan menilai pelaksanaan kegiatan pembangunan Jembatan Siak IV terlambat progresnya hingga saat ini.

Saat melakukan sidak terakhir beberapa hari lalu ke Jembatan Siak IV tersebut, pelaksanaan pembangunannya baru mencapai 21 persen hingga menjelang pertengahan tahun 2018 ini.

Salah seorang anggota Komisi IV DPRD Riau, Abdul Wahid mengatakan, saat melakukan kunjungan ke jembatan tersebut pada awal tahun 2018 lalu, pembangunannya mencapai angka 14 persen.

"Artinya, baru tujuh persen progresnya dalam jangka waktu lima bulan. Apakah ini bisa terlaksana sesuai dengan target nantinya?" kata Wahid kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (10/5/2018).

Baca: Tiba-tiba Mahasiswi Ini Lepas Pakaian Saat Presentasi Thesis, Hadirin Melongo, Ini yang Terjadi

Baca: Mantan Napi Rutan Mako Brimob Ungkap Bagaimana Cara Tersangka Kuasai Senjata

Baca: Terakhir Dipakai pada Penobatan Raja Tahun Lalu, Lelo yang Meledak Sudah Ada Sejak Kerajaan Berdiri

Baca: Klub Bola Voli Sialang Melaju ke Final Setelah Kalahkan Swadaya 3-1

Baca: Akhirnya, Operasi Pengambilalihan Mako Brimob oleh Polri Dihentikan

Jika dihitung kinerja dan waktu dari pengalaman yang sudah dilaksanakan, tentunya menurut Wahid hal ini akan berdampak besar kepada jadwal penuntasan jembatan tersebut.

"Sementara waktunya hanya sampai dengan Desember 2018 mendatang, itu sudah harus selesai semua," imbuhnya.

Dari saat sidak tersebut juga menurut Wahid diketahui bahwa ada waktu yang hilang sebanyak 1,5 bulan, dan sebelumnya juga ada 1 bulan, dari target yang ada.

Artinya ada 2,5 bulan waktu yang hilang.

"Kami tanya, bagaimana mensiasati waktu yang hilang tersebut, para kontraktor bilang mereka akan bekerja siang malam. Bisa saja mungkin. Tapi ketika ada cuaca hujan atau angin kencang bagaimana, sementara tempat pengerjaan jembatan itu ketinggiannya 60 meter," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Riau, Masgaul Yunus megatakan, pihaknya mewanti-wanti agar pembangunan Jembatan Siak IV tidak mangkrak lagi.

Baca: Bisa Kalahkan Persita 2-1, Pelatih PSPS Sebut Pemainnya Luar Biasa 

Baca: Wasit Juga Manusia, Pelatih Persita Komentari Pinalti untuk PSPS Saat Takluk 2-1

Baca: Kertas dengan Tulisan Tangan untuk Sang Istri Ungkap Alasan Hendra Lilit Lehernya dengan Kain Jarik 

Baca: Muhammadiyah Sudah Tetapkan 1 Ramadhan 1439 17 Mei 2018, Kemenag Rukyatul Hilal 15 Mei 2018

Baca: 5 Persiapan Sederhana Agar Tetap Fit Saat Puasa Ramadhan

Progres pembangunan fisik jembatan Siak IV yang baru mecapai 21 persen menurutnya kurang meyakinkan.

"Kontraktor juga berjanji akan menambah shift kerja menjadi 3 shift, dengan durasi kerja 8 jam per shiftnya. Hal ini dilakukan agar target penyelesaian akhir tahun ini bisa tercapai," imbuhnya.

Politisi Golkar ini juga mengatakan, pihaknya akan memanggil pihak kontraktor pada tanggal 21 Mei nanti. Pihak kontraktor, kata dia, akan diberikan penekanan untuk menyelesaikan Jembatan Siak IV sesuai waktunya.

"Kita khawatirkan jembatan Siak IV ini tidak selesai, maka tidak ada lagi anggarannya di tahun 2019, dan jembatan ini jadi proyek mangkrak lagi," ujarnya. (*)

Penulis: Alex
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved