Bom di Surabaya

Pelaku Teror di Surabaya Ternyata Anak dari Pengusaha dan Orang Terpandang

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengunjungi lokasi ledakan di Mapolrestabes Surabaya.

Pelaku Teror di Surabaya Ternyata Anak dari Pengusaha dan Orang Terpandang
HO/Polda Jawa Timur
Polisi mengungkap pelaku bom bunuh diri di Surabaya, Minggu (13/5/2018) adalah satu keluarga, yakni Dita Supriyanto (47), sebagai ayah, dan Puji Kuswati (43), istrinya, serta empat anak-anak mereka. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengunjungi lokasi ledakan di Mapolrestabes Surabaya.

Bom bunuh diri meledak di pos jaga markas polisi tersebut sekitar pukul 08.50 WIB.

Hingga kini awak media tak bisa mendekat ke lokasi kejadian, termasuk mewawancarai Kapolri terkait aksi teror ini.

 
Dari rekaman CCTV, ledakan berasal dari pengedara sepeda motor.

Simak video kedatangan Kapolri ke Mapolrestabes Surabaya;

Ledakan di Mapolrestabes diduga merupakan aksi lanjutan dari teror yang  terjadi pada tiga Gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Dilansir dari Tribun Jatim, satu di antara pelaku berasal dari Bayuwang. Dia adalah Puji Kuswati (43).

Puji adalah pelaku yang meledakkan diri bersama dua anaknya di Gereja Kristen Indonesia (GKI), Jalan Diponegoro, Surabaya.

Orangtua Puji, yakni ‎pasangan H Koesni dan Hj Minarti Isfin merupakan orang terpandang di Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Mereka adalah pengusaha jamu tradisional.

Saat kepala desa Tembokrejo, Sumarto, beserta jajaran mengunjungi rumah keluarga Puji, kedua orangtuanya menutup diri.

Halaman
12
Editor: Muhammad Ridho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved