Ramadhan 1439 H

Perubahan Jam Kerja ASN, TNI dan Polri Saat Ramadhan. Bisa Pulang Lebih Cepat

Sesuai Surat Edaran (SE) Menpan RB terkait jam kerja selama Ramadhan, ASN akan masuk lebih cepat dan pulang juga lebih cepat.

Perubahan Jam Kerja ASN, TNI dan Polri Saat Ramadhan. Bisa Pulang Lebih Cepat
Dok. Kemendagri

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nasuha Nasution

Tribunpekanbaru.com, PEKANBARU- Sesuai Surat Edaran (SE) Menpan RB terkait jam kerja selama Ramadhan, ASN akan masuk lebih cepat dan pulang juga lebih cepat.

Dalam SE tersebut masuk jam kerja pukul 08.00 WIB dan pulang kerja pukul 15.00 WIB.

"Untuk jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) kita mengikuti edaran Kemenpan-RB, dan sudah turun surat edarannya, itu yang akan kita jalankan, " ujar Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (14/5/2018).

Sebagaimana dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor: B.335/M.KT.02/2018 tertanggal 8 Mei 2018, selama Ramadan nanti jam kerja ASN, TNI dan Polri diubah.

Baca: Digugat Cerai Istri. Ibnu Jamil dan Ade Maya Masih Tinggal Serumah

Baca: 5 Fakta Keluarga Pelaku Bom Gereja Surabaya, No 3 Bikin Miris

Baca: Soal RUU Antiterorisme, Pernyataan Jokowi dan Ketua DPR Berbeda, Sudjiwo Tedjo: yang Bener Mana Nih?

Baca: Polisi Selamatkan Bocah Usai Ledakan Bom di Polrestabes Surabaya, Benarkah Anak Pelaku?

Bagi instansi pemerintah yang memberlakukan lima hari kerja, pada hari Senin hingga Kamis jam kerja pukul 08.00-15.00 WIB dengan waktu istirahat pukul 12.00 - 12.30 WIB.

Sementara itu, pada hari Jumat, jam kerja dimulai pukul 08.00 hingga 15.30 WIB. 

Kemudian instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja, pada Senin sampai dengan Kamis dan Sabtu, jam kerja dimulai pukul 08.00-14.00 WIB dengan waktu istirahat pukul 12.00-12.30 WIB.

Sementara pada hari Jumat, jam kerja dimulai pukul 08.00-14.30 WIB, dengan waktu istirahat pukul 11.30-12.30.

"Dalam SE Menpan RB tersebut juga disebutkan, bahwa pengurangan jam kerja ini dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas pelaksanaan ibadan puasa selama bulan Ramadan, "ujar Sekda.

"Pokoknya dalam satu minggu kita ada enam hari kerja itu 36 jam kerja," jelas Ahmad Hijazi.

Baca: Polisi Selamatkan Bocah Usai Ledakan Bom di Polrestabes Surabaya, Benarkah Anak Pelaku?

Baca: Perekrutan Anggota Paskibraka Pelalawan Selesai, 33 Siswa Lulus Seleksi

Meski jam kerja ASN selama puasa berkurang dari hari biasa, Ahmad Hijazi menyatakan tidak akan mempengaruhi kinerja ASN dan pelayanan terhadap masyarakat di Pemprov Riau.

"Kebijakan ini tidak mengurangi kinerja, semua pekerjaan bisa dimaksimalkan meski dalam suasana puasa. Karena puasa itu bukan untuk malas-malasan, tapi memotivasi kita untuk giat bekerja dan beribadah," tutupnya penuh optimis.

Intinya lanjut Ahmad Hijazi, pelayanan tidak akan terganggu meskipun jam kerja berkurang. "Pelayanan tetap menjadi prioritas," jelasnya.(*)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved