Bom di Surabaya

Tak Mau Ikut Pelajaran Agama dan PKn, Bocah SD Pelaku Bom Gereja Punya Cita-cita Begini

Dia mendapat tugas melakukan pengeboman di GKI Jalan Diponegoro, Surabaya bersama ibu dan saudara perempuannya.

Tak Mau Ikut Pelajaran Agama dan PKn, Bocah SD Pelaku Bom Gereja Punya Cita-cita Begini
HO/Polda Jawa Timur
Polisi mengungkap pelaku bom bunuh diri di Surabaya, Minggu (13/5/2018) adalah satu keluarga, yakni Dita Supriyanto (47), sebagai ayah, dan Puji Kuswati (43), istrinya, serta empat anak-anak mereka. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Satu pelaku bom di gereja Surabaya adalah seorang anak perempuan berusia 9 tahun.

Dia mendapat tugas melakukan pengeboman di GKI Jalan Diponegoro, Surabaya bersama ibu dan saudara perempuannya.

Menanggapi kasus ini, seorang netizen mengungkap sebuah hal mengejutkan.

 
Hal ini diketahui dari unggahan Instastory Kunto Aji di Instagram @kuntoajiw, pada Minggu (13/5/2018).

Awalnya, Kunto Aji mengunggah Instastory berupa capture cuitan Twitter tentang kejadian bom di GKI Jalan Diponegoro.

Kemudian, seorang netizen membalas unggahan Kunto Aji tersebut.

Netizen tersebut mengatakan jika rumah pelaku dekat dengan rumahnya.

Tak hanya itu, seorang kerabat dari netizen itu mengenal dengan pelaku.

Tribun Video melansir percakapan Kunto Aji dengan netizen.

"Sekarang rumahnya udah ketemu dan deket rumahku, masih ada bom aktifnya", tulis netizen.

Halaman
12
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved