Terkait Peristiwa Bom di Surabaya, Rakor Walikota dan Bupati se Riau Imbau Warga Tak Terprovokasi

Pasca peristiwa bom beberapa lokasi di Surabaya tersebut, Rakor Bupati dan walikota se Riau Imbau warga tidak terprovokasi

Terkait Peristiwa Bom di Surabaya, Rakor Walikota dan Bupati se Riau Imbau Warga Tak Terprovokasi
nasuha
Rakor walikota dan bupati se Riau 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Menyikapi perkembangan situasi dan kondisi nasional akhir-akhir ini, terutama peristiwa kerusuhan di Mako Brimob dan aksi bom bunuh diri di gereja Surabaya, Jawa Timur, maka rapat koordinasi pimpinan daerah Provinsi Riau dan Bupati Walikota se Provinsi Riau bersama instansi terkait menggelar rapat koordinasi dan fasilitasi di Hotel Premiere, Pekanbaru, Senin (14/5/2018).

Dari pertemuan tersebut, menghasilkan pernyataan dan sikap bersama yang telah disepakati.

Wakil Ketua DPRD Riau, Kordias Pasaribu yang hadir dalam kesempatan itu mewakili lembaga DPRD Riau, dan ditunjuk untuk menyampaikan keputusan bersama mengatakan, Pemerintah Provinsi Riau bersama Forkompinda dan Bupati Walikota se Provinsi Riau beserta seluruh masyarakat, turut berduka dan belasungkawa atas korban yang meninggal dunia dan perhatian terhadap korban yang luka-luka, untuk tindakan keji dan tindak kemanusiaan yang terjadi di Mako Brimob bom bunuh diri gereja-gereja di Surabaya dan Bom rusunawa Sidoarjo serta mau Polrestabes Surabaya Jawa Timur.

Baca: Dewan Dorong Pembangunan Rel Kereta Api di Kawasan Dumai, Namun Ini Syaratnya

"Selain itu, kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Riau untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya aksi terorisme di wilayah masing-masing, dan dapat menahan diri tidak terprovokasi atas peristiwa yang telah terjadi," ulasnya.

Dia menambahkan, semua pihak memberikan dukungan sepenuhnya kepada aparat keamanan untuk mengusut tuntas kejadian ini dan mengambil tindakan tegas kepada pelaku sesuai peraturan yang berlaku.

Baca: Ini Dia 2 Produk Unggulan Modena yang Bisa Anda Miliki

"Kita memberikan dukungan sepenuhnya kepada sikap pemerintah, untuk memberantas terorisme dengan menggunakan seluruh instrumen, baik hukum, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan menggunakan seluruh kekuatan, baik TNI, Polri, maupun birokrasi, serta dukungan masyarakat luas," tuturnya.

Baca: Pemekaran Desa di Kampar yang Diusulkan Sejak 11 Tahun Terkendala Syarat

Ia juga menyampaikan semua pihak meminta kepada DPR RI, agar segera mengesahkan undang-undang anti terorisme. Selain itu, juga mengimbau kepada media massa untuk menyajikan berita mengenai kejadian ini secara profesional, dan tidak provokatif serta menyebarkan berita hoax.

"Selanjutnya, meminta kepada para tokoh agama tokoh masyarakat tokoh pemuda dan seluruh masyarakat Riau agar tidak menyebarkan informasi yang menimbulkan kebencian dan menyebarkan foto maupun video korban bom kepada pihak lain, dan tetap menjaga suasana aman dan damai di Provinsi Riau," tuturnya. (ale)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved