Kampar

Didemo, Kepala Dinkes Kampar Ajak Mahasiswa Duduk Lesehan di Teras Kantor

Sejumlah mahasiswa berunjuk rasa ke Kantor Dinas Kesehatan, Selasa (15/5/2018). Tuntutan mereka terkait dengan gaji THL

Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Kemelut Tenaga Harian Lepas (THL) pada Dinas Kesehatan Kampar seakan tak berujung. Meski diklaim sudah tak ada masalah, sejumlah mahasiswa berunjuk rasa ke Kantor Dinas Kesehatan, Selasa (15/5/2018).

Meski jumlah mereka tidak banyak, namun jalannya aksi dikawal personil kepolisian.

Mereka datang mempertanyakan penyelesaian gaji THL atau Tenaga Bantu Kesehatan (TBK) yang tertunggak sejak Januari 2018.

Baca: Jelang Ramadan Harga Kebutuhan Pokok di Inhil Masih Normal

Juru bicara mahasiswa menanyakan langkah yang telah diambil Dinas Kesehatan. Di samping itu, mahasiswa yang mengklaim membela hak para THL, tampaknya keberatan dengan gaji dihitung mulai April. Mereka juga mempertanyakan alasan Dinas Kesehatan belum membayar gaji TBK sampai sekarang.

Kepala Dinas Kesehatan Kampar, Nurbit menerima pengunjuk rasa. Ia membuka dialog dengan duduk berlesehan di teras kantor. Aksi itu berlangsung damai sampai bubar.

Menjawab pertanyaan mahasiswa, Nurbit balik menanyakan hal mana yang masih dipersoalkan. Ia mengklaim polemik gaji THL sudah diselesaikan. Menurut dia, pihaknya telah mengambil langkah-langkah dan telah dibahas beberapa kali dengan DPRD.

Baca: JCH Kabupaten Bengkalis Mulai di Vaksinasi Sebelum Keberangkatan Haji

Nurbit mengungkapkan, ada 534 orang THL yang tidak menerima gaji sejak Januari. Menurut dia, gaji baru bisa dibayar kalau ada perikatan kerja sebagaimana diatur dalam hukum tata negara.

Menurut Nurbit, APBD 2018 mengalokasikan gaji TBK hanya untuk delapan bulan saja. Alasannya, ia tidak tahu. Sebab dalam penyusunan anggaran, ia belum menjabat Kepala Dinkes.

Nurbit mengungkapkan, pihaknya menawarkan opsi bahwa gaji akan dihitung sejak April sampai Nopember. "Dari 534 orang THL, semua sudah bersedia gajinya dibayar dari April. Jadi, mana lagi yang mau diselesaikan?," katanya.

Menurut Nurbit, gaji direncanakan cair pada akhir Mei ini. Ia mempertanyakan oknum TBK mana yang tidak terima gaji dihitung sejak April.

Baca: Ratusan Kilogram Bawang Merah dan Beras Asal Malaysia Dimusnahkan

Nurbit meminta pengunjuk rasa agar memberikan solusi yang lebih baik. "Kalau ada yang bisa mempunyai cara gaji bisa dibayar penuh setahun, silakan. Siapapun dia. Asal sesuai aturan yang berlaku," katanya menantang.

Mahasiswa kemudian meminta Nurbit menunjukkan salinan kontrak. Ia tidak serta merta menurutinya. Ia mempersilakan kontrak diminta secara resmi dengan berkirim surat ke Dinas Kesehatan. (*)

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved