Ingat Kejadian Pembantaian Beruang yang Dagingnya Direndang, Ada Kabar Terbaru dari BBKSDA 

Tanpa perlu menunggu lama, petugas akhirnya berhasil menangkap empat orang terduga pelakunya dalam waktu kurang dari 24 jam.

Ingat Kejadian Pembantaian Beruang yang Dagingnya Direndang, Ada Kabar Terbaru dari BBKSDA 
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Tersangka beserta tengkorak dan cakar Beruang Madu yang merupakan barang bukti diamankan di Kantor Balai Penegakkan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Provinsi Riau, Pekanbaru, Selasa (3/4/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Hari ini, Jumat (18/5/2018), Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menggelar kegiatan pemusnahan barang bukti.

Yakni terkait pengungkapan kasus pembantaian beruang yang terjadi beberapa waktu lalu di Indragiri Hilir.

Pemusnahan akan dilakukan di Kantor Seksi 2 Balai Gakkum Sumatera, dengan dihadiri perwakilan dari masing-masing instansi terkait.

Mulai dari Kejaksaan Tinggi, Polda Riau, Pengadilan Negeri, BBKSDA dan Balai Gakkum.

"Barang bukti yang akan dimusnahkan adalah bagian tubuh satwa dilindungi (beruang) berupa kulit dan bagian tubuh lainnya," ujar Kepala Seksi Badan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPLHK) Wilayah Sumatera, Eduard Hutapea.

Baca: Dikirimi Teman Uang Rp 40 Juta Lewat Rekening, Mahasiswa di Pekanbaru Divonis 1 Tahun Penjara 

Baca: Alami Mimpi Basah di Bulan Puasa. Mandi Junub Dulu atau Langsung Santap Sahur?

Baca: Waspada Dehidrasi Selama Ramadan. Suhu di Riau Bisa Capai 35 Derajat Celcius. Lakukan Tips Ini

Seperti yang diketahui beberapa waktu lalu, masyarakat dihebohkan dengan pemberitaan tentang adanya pembantaian beruang madu (Helarctos Malayanus) di daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Dalam kasus ini, empat orang ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka masing-masing berinisial CS, GS, E, dan ZDS.

Mereka diketahui mengonsumsi daging beruang tersebut.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved