Ramadan 1439 H
Untuk Kenyamanan Warga Dewan Minta Sidak Takjil Digelar Tiap Hari di Pasar Ramadan Berbeda
Diharapkan, Pemko bersama BPOM juga turun ke lokasi tersebut, sehingga masyarakat benar-benar nyaman.
Penulis: Syafruddin Mirohi | Editor: Afrizal
Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi
Tribunpekanbaru.com, PEKANBARU- Sidak perdana yang dilakukan Pemko Pekanbaru BPOM, ke pasar takjil di Jalan WR Supratman Gobah, diharapkan kalangan dewan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Sebab, diduga di beberapa Pasar Ramadhan lainnya, dijual bebas makanan yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan manusia sehingga perlu dilakukan pengecekan takjil.
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru Yusrizal SH, Jumat (18/5/2018) mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan Pemko tersebut.
Namun yang pelu digarisbawahi, bahwa pedagang takjil banyak tersebar di Kota Pekanbaru.
Baca: Selain Tak Dianjurkan Rasul, Bahaya Stroke Ternyata Mengintai Bila Langsung Tidur Habis Sahur
Baca: Alami Mimpi Basah di Bulan Puasa. Mandi Junub Dulu atau Langsung Santap Sahur?
Seperti halnya di sekitaran Pasar Sukaramai, Pasar Kodim, Simpang Tiga, di beberapa titik Jalan Subrantas Panam, Jalan Delima dan sejumlah jalur lainnya.
Diharapkan, Pemko bersama BPOM juga turun ke lokasi tersebut, sehingga masyarakat benar-benar nyaman.
"Makanya, kita minta tiap hari dilakukan Sidak ini. Tapi tempatnya diacak aja. Kita melakukan ini semata-mata untuk keamanan dan jaminan kesehatan masyarakat saja," tegas Yusrizal kepada Tribunpekanbaru.com.
Dijelaskan Politisi PKB ini, makanan dan minuman takjil yang dijual, tidak hanya berwarna mencolok saja.
Baca: Mudah dan Cepat Disajikan Saat Berbuka Puasa, Intip Bahan dan Cara Buat Bubur Candil Hijau
Baca: Segini Target PAD dari Sektor PBB, Dewan: Bapenda Harus Lakukan Terobosan
Tapi makanan dan minuman yang dikemas lama, sehingga membahayakan kesehatan masyarakat.
"Kita harapkan masyarakat juga waspada. Jangan beli sembarangan. Demikian halnya pedagang, jangan demi mencari keuntungan, namun masyarakat lain dirugikan. Kita wanti-wanti, lambat laun juga akan ketahuan, mana pedagang yang benar-benar murni, mana yang pakai bahan pengawet," sarannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/bbpom-uji-takjil_20170605_135129.jpg)