Breaking News:

Kenapa ISIS Tak Gempur Israel? Ternyata. . .Berikut Data Faktanya

Bahkan ISIS menyebut permasalahan Palestina tidak seharusnya mendapatkan perlakuan istimewa.

Reuters/Al Arabiya
Pasukan ISIS berparade di kota Raqqa, Suriah. 

Menurut beberapa jurnalis Barat yang bisa memasuki wilayah ISIS dan selamat, Israel adalah satu-satunya negara yang ditakuti ISIS karena dianggap memiliki militer yang kuat.

Moshe Ya'alon adalah menteri pertahanan Israel sejak 2013 hingga dia mengundurkan diri pada Mei 2016.

Israel memiliki kebijakan non-intervensi terkait konflik rumit di Suriah, tetapi hanya sesekali negeri itu membalas jika terjadi serangan ke wilayahnya.

Meski pernah digempur oleh Rusia sekalipun, ISIS menganggap lawannya itu tidak berpengalaman melawan gerilyawan seperti mereka.

Lain halnya dengan Israel yang dikenal tangguh dalam bertempur.

Baca: Bikin Gemes, Tingkah 6 Binatang Ini Bikin Ngakak tapi Kasihan, Lihat Skill Si Tikus!

Baca: Koopssusgab Pasukan Pemberantas Teroris, Tim Gabungan Paling Mematikan di Dunia, Cuma 90 Personel

Baca: Ini Doa Harian Selama 30 Hari di Bulan Ramadan, Bahasa Arab dan Latin!

Baca: Terkatung-katung, Nasib 13 Jasad Pelaku Bom Surabaya Ditolak Warga, Keluarga Pun Tak Mau Jemput,

ISIS pernah minta maaf kepada Israel setelah serang tentaranya

Dilansir dari The Independent melalui Kompas.com, sebuah kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan ISIS meminta maaf setelah menyerang tentara Israel.

Hal tersebut disampaikan Moshe Ya'alon, mantan menteri pertahanan Israel.

Kejadian yang disampaikan Ya'alon merujuk pada sebuah insiden saat sebuah kelompok yang berafiliasi dengan ISIS di dataran tinggi Golan terlibat baku tembak dengan tentara Israel pada November tahun lalu.

Baca: 5 Negara Ini Punya Waktu Puasa Paling Singkat, Ada yang Cuma 10 Jam Lho

"Ada peristiwa belum lama ini saat Daesh (ISIS) menyarang dan kemudian meminta maaf," ujar Ya'alon saat berbicara di sebuah acara di kota Alufa, wilayah utara Israel.

Baca: Jadwal Layanan Samsat di Kota Padang Diperpendek Selama Ramadan

Baca: Serbuuu, PTPN V Sediakan 1.000 Kursi Mudik Gratis ke Medan

Baca: Ngeri! Tak Hanya Aman Abdurrahman, 4 Teroris Ini Dituntut Hukuman Mati, Bahkan Sudah Dieksekusi

Setelah baku tembak singkat itu, tentara Israel menyerang kelompok bersenjata Suriah, Khalid ibn al-Walid dengan serangan udara dan tank.

Serangan tersebut menurut harian The Times of Israel, menewaskan empat orang anggota kelompok Khalid ibn al-Walid.

Ini adalah baku tembak langsung pertama antara tentara Israel dan ISIS setelah kelompok tersebut menembaki sebuah patroli militer di wilayah Israel.

Khalid ibn al-Walid, yang berafiliasi dengan ISIS sejak Mei 2016, menduduki beberapa kota dan desa di perbatasan Israel dan Suriah lewat sebuah serangan mendadak pada Februari lalu.

Sayangnya, Ya'alon tidak mengelaborasi bagaimana kelompok itu mengucapkan permintaan maafnya kepada Israel.

Militer Israel juga enggan berkomentar.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Gempur Indonesia dengan Bom, Mengapa ISIS Tak Serang Israel?

http://bogor.tribunnews.com/2018/05/19/gempur-indonesia-dengan-bom-mengapa-isis-tak-serang-israel?page=all&_ga=2.219220569.1327126505.1526539544-772700829.1525066908.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved