Dumai

Masih Pakai Zat Berbahaya pada Makanan, Dinkes Dumai Ancam Laporkan Produsen ke Polisi

Diskes Kota Dumai mengancam bakal mempersilahkan pihak Kepolisian Dumai untuk memproses hukum produsen makanan yang nakal.

Masih Pakai Zat Berbahaya pada Makanan, Dinkes Dumai Ancam Laporkan Produsen ke Polisi
Fenando
Kepala Dinas Kesehatan Dumai, Paisal tampak memimpin langsung pengambilan sampel tajil dan makanan di pasar ramadhan Jalan Syech Umar, Kota Dumai, Jum'at (18/5/2018). Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM,DUMAIBARAT - Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Paisal mengancam bakal mempersilahkan pihak Kepolisian Dumai untuk memproses hukum produsen makanan yang nakal.

Mereka tidak akan dapat toleransi lagi bila tetap menggunakan zat berbahaya pada makanan. Di antaranya formalin, boraks dan rhodamin.

Baca: Meski Ada Persoalan ini, Pembangunan Fisik Tol Pekanbaru - Dumai Tidak Terhambat

"Kamj akan minta untuk diproses hukum saja. Mereka tidak kunjung jera menggunakan zat berbahaya untuk makanan," tegas Paisal kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (20/5/2018).

Menurutnya, pihak dinas kesehatan sudah berulang kali memperingatkan agar produsen makanan di Dumai tidak menggunakan zat berbahaya lagi.

Pihak dinas masih saja menemukan adanya makanan mengandung zat berbahaya. Mereka hanya memberi peringatan keras kepada pemasok tersebut.

Baca: Kondisi Jembatan Kayu Memprihatinkan, Dinas PUPR Dumai Belum Ada Rencana Perbaikan

Paisal tak segan mempersilahkan polisi memproses oknum produsen makanan secara hukum. Produsen makanan yang tetap bandel tentu bakal jalani proses hukum ketika kedapatan menggunakan zat berbahaya dalam makanan.

Baca: Satu Pekerja Tewas dalam Proyek Pipa Transmisi Gas Duri-Dumai, Ini Jawaban Pertagas

Pihak dinas sudah mulai mengambil sampel makanan dan tajil di sejumlah pasar Ramadhan 1439 H sejak Jum'at kemarin.

Mereka mengambil sejumlah sampel untuk memeriksa makanan dan tajil yang diduga mengandung zat berbahaya di pasar ramadhan. (fer)

Penulis: Fernando
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved