Buat Status Bom Surabaya Skenario Dosen USU Ini Ditetapkan Jadi Tersangka, Ini Unggahannya

Dosen Fakultas Sastra USU ini menjalani pemeriksaan sampai akhirnya ditetapkan menjadi tersangka

Buat Status Bom Surabaya Skenario Dosen USU Ini Ditetapkan Jadi Tersangka, Ini Unggahannya
KOMPAS.com / Mei Leandha
Kepala Bidang Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja dengan dengan pelaku Himma di belakangnya (kemeja dan kerudung merah), Minggu (20/5/2018) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MEDAN -  Himma Dewiyana Lubis alias Himma (46) warga Jalan Melinjo II Komplek Johor Permai, Medan Johor, Kota Medan, ditangkap polisi, Sabtu (19/5/2018) gara-gara status Facebook. 

Dosen Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara (USU) ini menjalani pemeriksaan sampai akhirnya ditetapkan menjadi tersangka karena status di Facebook bahwa teror bom di Surabaya merupakan skenario,

"Saya sangat menyesal sekali, saya tidak tahu itu hoaks. Saya sebenarnya bodoh sekali, saya pesan kepada masyarakat, jangan asal membagikan status orang lain. Ini sudah saya rasakan akibatnya" kata Himma, dengan suara parau, Minggu (20/5/2018).

Dia mengaku tidak ada maksud apa-apa memasang status yang disebut bukan miliknya itu.

Baca: Setelah Kepala Sekolah, Giliran Dosen USU Diciduk karena Unggahan Ini

Baca: Oknum Kepsek yang Sebut Bom Surabaya Rekayasa Diberhentikan Sementara dari Jabatannya

Baca: Tampil Begini di Sidang Kasus Ujaran Kebencian, Ahmad Dhani Takut Gayanya Ditiru Jokowi

Baca: Eksperimen Sosial Usai Tragedi Bom Surabaya, Perlakuan Orang ke Wanita Bercadar Bikin Air Mata Netes

Begitu membaca tulisan yang menyebutkan, "3 bom gereja di surabaya hanyalah pengalihan isu" Skenario pengalihan yg sempurna...#2019GantiPresiden", Himma langsung menyebarkannya.

Himma mengaku lupa dari akun siapa dia mengambil tulisan itu.

"Ah, masa sih mungkin seperti itu? Makanya saya bagikan, tidak ada dasar apa-apa, spontanitas saja. Tapi, ternyata ini yang membuat saya jadi tersangka," kata dia.

Saat itu, Himma sempat pingsan. Seorang perwira polisi, Kompol Elly Iswana Torech yang mendampingi lantas menangkap tubuh Himma.

Dibantu beberapa petugas lain, pelaku dipapah lalu didudukan ke kursi. Tak lama dia kembali siuman.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja dengan dengan pelaku Himma di belakangnya (kemeja dan kerudung merah), Minggu (20/5/2018)
Kepala Bidang Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja dengan dengan pelaku Himma di belakangnya (kemeja dan kerudung merah), Minggu (20/5/2018) (KOMPAS.com / Mei Leandha)

Ujaran kebencian

Halaman
123
Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved