Diduga Salahgunakan Izin Tinggal, Imigrasi Dumai Belum Tahan Dua TKA Ilegal Asal China

Pihak Imigrasi Dumai hingga hari ini masih memeriksa kedua TKA ilegal asal China di PT.Mega Green Technology.

Diduga Salahgunakan Izin Tinggal, Imigrasi Dumai Belum Tahan Dua TKA Ilegal Asal China
Tribundumai.com/Fernando Sikumbang
Dua orang TKA China yang didampingi seorang wanita dari PT Mega Green Technology, sedang menjalani pemeriksaan intensif di ruang wasdakim Imigrasi Dumai hingga Jumat (25/5/2018) petang. 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM, DUMAI - Pihak Imigrasi Dumai hingga hari ini masih memeriksa kedua TKA ilegal asal China di PT.Mega Green Technology.

Petugas masih meminta keterangan dari keduanya.

Pemeriksaan ini untuk melangkapi berkas dugaan penyalahgunaan izin tinggal oleh dua Warga Negara Asing asal Republik Rakyat China.

"Kami juga lengkapi bukti untuk memperkuat dugaan penyalahgunaan izin tinggal oleh kedua TKA tersebut," terang Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Imigrasi Dumai, Rangga Putra Yudha kepada Tribundumai.com, Senin (28/5/2018).

Baca: Belum Pernah Terima Sejak BPIP Berdiri, Gaji Megawati dkk Akan Dirapel, Ini Rinciannya

Mereka belum melakukan penahanan terhadap keduanya. Pihak Imigrasi Dumai mengaku belum meningkatjan status keduanya.

Mereka bakal menahan keduanya di ruang detensi bila ada peningkatan status.

Para TKA ilegal itu kini tidak bisa bekerja lagi di areal perusahaan. Mereka saat ini dalam pantauan pihak Imigrasi Dumai.

"Jadi kami pastikan para TKA ilegal tidak bekerja lagi di perusahaan tersebut, aktivitas mereka juga dalam pantauan," tuturnya.

Baca: Ini Besaran Zakat yang Dibayar Jokowi dari Tahun 2016 hingga 2018

Sebelumnya, Pihak Imigrasi Dumai mengamankan dua TKA ilegal asal China di areal PT.Mega Green Technology Dumai, Kamis (24/5) kemarin.

Ada dugaan PT Mega Green Technology Dumai mempekerjakan keduanya tanpa dokumen resmi.

Total ada empat TKA yang seharusnya bekerja di areal perusahaan pengolah limbah B3.

Dua di antaranya tercatat di Imigrasi Dumai memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas).

Dua TKA lainnya berstatus ilegal lantaran tidak tercatat secara resmi bekerja di sana. (*)

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved