Ramadan 1439 H

Listrik Tetap Padam Saat Ramadan, PLN Dinilai Tipu Masyarakat

Masyarakat di sejumlah kawasan di Pekanbaru mengeluhkan masih terjadinya pemadaman listrik selama bulan Ramadan.

Listrik Tetap Padam Saat Ramadan, PLN Dinilai Tipu Masyarakat
TRIBUNPEKANBARU.COM/THEO RIZKY

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Masyarakat di sejumlah kawasan di Pekanbaru mengeluhkan masih terjadinya pemadaman listrik selama bulan Ramadan.

Padahal pihak PLN sebelumnya menjanjikan tidak akan melakukan pemadaman.

Salah seorang warga Jalan Arifin Ahmad, Febri mengatakan, baru saja selesai berbuka puasa, ia dan keluarga terpaksa gelap-gelapan karena listrik padam.

"Ini baru saja mati listrik, belum juga selesai buka semuanya, sudah padam aja. Katanya bulan puasa nggak mati listrik, kok PLN gitu, janganlah tipu masyarakat," kata Febri, Senin (28/5) malam.

Baca: UAS Buka Bersama Wartawan Riau, Saksikan Siarannya di Laman Fanpage Facebook Tribun

Sementara itu, Rangga, warga kawasan Kulim, dan Risna warga Jalan Imam Munandar juga mengeluhkan hal yang sama.

Dikatakannya, pemadaman tidak hanya sekali ia rasakan, tapi beberapa kali sebelumnya.

"Lumayan juga lamanya beberapa hari lalu, ada juga malam hari pemadaman dilakukan," tutur Risna kepada Tribun.

Sementara itu, salah seorang anggota Komisi IV DPRD Riau, Abdul Wahid mengatakan, pihak PLN tidak siap dan tidak komitmen dengan janjinya.

Baca: Gelar Buka Bersama Awak Media, ini Harapan Kapolres Rohul

"Saya menilai PLN secara subtansi tidak siap. Sama ketika mereka bilang 2019 elektrifikasi tercapai, tapi kondisi yang ada saat ini membuat kita tidak yakin. Saya lihat di lapangan ada tiangnya sudah masuk, tapi masyarakat tidak mau bayar meteran, karena ada yang sejak tahun 2017 dijanjikan masuk listrik, tapi sampai 2019 tak ada arusnya," kata Wahid kepada Tribun.

Ia juga menilai, PLN hanya menebar janji, namun tidak pada realisasinya.

"PLN jangan sekedar berjanji, harus ada integritasnya. Kalau seperti ini masyarakat hilang kepercayaannya kepada PLN. Pihak PLN harus perbaiki kinerjanya. Kalau seperti ini PLN sama menipu masyarakat, dan masyarakat tentunya sangat kecewa," ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN Wilayah Riau Kepri, M Irwansyah Putra mengatakan, pihaknya tetap komitmen tidak melakukan pemadaman selama bulan Ramadan.

Hanya saja menurutnya listrik mati di sejumlah kawasan hal itu menurut dia terjadi karena cuaca, petir, dan faktor alam lainnya.

Baca: Camat dan Kades Dikumpulkan untuk Pemenangan Paslon di Pilgub Riau, DPRD Akan Lakukan Ini

"Terjadinya listrik padam itu karena gangguan, misalnya pohon tumbang, kemudian padam sesaat, atau petir dan lainnya. Kita janji tidak dilakukan pemadaman itu kecukupan daya kita. Kita berdoa tak ada pemadaman, dan kita tetap komit. Tidak ada pemeliharaan yang kita rencanakan sampai 10 Syawal nanti," tuturnya. (ale)

Penulis: Alex
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved