Ini Penyebab Listrik di Malaysia Lebih Murah daripada Listrik Indonesia

Sebanyak 65 persen biaya produksi listrik dari bahan bakar. Kalau energi primernya bisa lebih murah, dapat menghemat anggaran.

Ini Penyebab Listrik di Malaysia Lebih Murah daripada Listrik Indonesia
TribunPekanbaru/Mayonal Putra
Ketua Umum DPP SP PT PLN, Jumadis Abda saat berkunjung ke kabupaten Siak 

"Kita sudah lakukan perjuangan ini ke pemerintah, sejak 2013. Kami juga bicara dengan tim energi Jokowi, ketuanya Darmawan Prasojo. Sayangnya program yang bagusitu tidak direalisasikan. Ini janji tinggal janji. Kita kecewa sebenarnya," kata dia.

Baca: Rusak di Beberapa Titik, Dinas PUPR Bengkalis Pantau Kondisi Jalan Jelang Arus Mudik Lebaran

Pihaknya juga sudah sampaikan ke Prabowo. Tidak hanya itu, Jumadis terang-terangan sampaikan, jika program yang ditawarkannya diterima Prabowo maka SP akan mendorong Prabowo untuk presiden.

"Lebih baik kita terus terang saja, soalnya ini perjuangan bagaimana harga listrik kita lebih murah. Sedangkan Jokowi sudah mengecewakan kami," kata dia.

Baca: Segera Meluncur, Ini Keunggulan Sistem Informasi Terintegrasi Berbasis Aplikasi Mobile Pemkab Inhil

Menurut dia, persoalan listrik tersebut tidak main-main, karena menyangkut masa depan dan kesejahteraan rakyat. Untuk diketahui, triwulan I 2018 ini, berdasarkan laporan keuangan PT PLN rugi Rp 6,5 T.

"Ini gara-gara pokok produksi terlalu tinggi. Harusnya pemerintah bisa berperan disitu. Karena itu, kami akan demo lagi, ke kementrian ESDM dan istana negara," kata dia.

Ia memandamg, kelistrikan negara belum sesuai yang diharapkan. Dari sisi pokok produksi listrik Indonesia tinggi sekali.

Baca: Sudah 3 Bulan di Penjara, Begini Penampilan Roro Fitria Sekarang, Bajunya Bikin Netizen Salfok!

"Ini PR kita bersama, maka pembangunan infrastruktur harusnya jangan terlalu berlebih. Tata kelola listrik kita belum profesional," kata dia.

Ia juga menyebut, anggota SP PLN seluruh Indonesia mencapai 35 ribu anggota aktif. Sedangkan PLN adalah BUMN strategis negara.

Baca: PAC Rumbai Pesisir Buka Bersama dengan Ketua Umum DPC Agung Nugroho

"Maka kita punya posisi tawar dan hak kita termasuk mogok kerja. SP ini hadir, untuk menjaga kebijakan agar kebijakan benar-benar untuk rakyat. Agar ekonomi masyarakat bisa naik," kata dia.

Penulis: Mayonal Putra
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved