Wakil Ketua DPRD Riau Nilai Fungsi Bulog Tak Jalan, Bulog: Kita Tidak Pernah Kekurangan Stok

Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman menilai, kenaikan harga sembako di bulan Ramadhan terjadi akibat fungsi Bulog tidak berjalan.

Wakil Ketua DPRD Riau Nilai Fungsi Bulog Tak Jalan, Bulog: Kita Tidak Pernah Kekurangan Stok
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Pasar murah di halaman Kantor Camat Bukitraya, Selasa (22/5/2018). Pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM tersebut bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Bulog dan pihak swasta lainnya. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Walau kenaikan harga semakin diwanti-wanti jelang Ramadhan, namun saat bulan puasa masyarakat tetap mengeluhkan kenaikan harga sembako tersebut.

Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman menilai, kenaikan harga sembako di bulan Ramadhan terjadi akibat fungsi Bulog tidak berjalan.

"Bulog sebagai tempat stok penyangga dan menjamin stok serta suplai barang kebutuhan pokok masyarakat saat bulan Ramadhan bulan terbukti tidak berjalan dengan baik," kata pria yang akrab disapa Dedet ini, Selasa (29/5/2018).

Baca: Sudah Dilengkapi X-Ray tapi Masih Ada Sabu Beredar di Tahanan, Kalapas Bangkinang Ungkap Ini

Baca: Tak Disangka, 9 Pekerjaan Ini Rupanya Mengganggu Kesehatan Paru-Paru, Nomor 4 Pemicu Kanker!

Dikatakan Dedet, setiap memasuki Ramadhan selalu terjadi lonjakan harga, dan penyebabnya biasanya suplai sembako tidak ditambah Bulog, serta adanya kelatahan pedagang menaikan harga.

"Harusnya kondisi seperti ini tidak berlangsung lama, kalau stok cukup, tapi kalau stok sembako kurang, maka akan menjadi masalah kenaikan harga," ujarnya.

Ditambahkan Dedet, pihaknya mengimbau agar pihak Bulog transparan saja, jika tidak sanggup, maka harusnya disampaikan kalau memang tidak sanggup.

"Jangan hanya mengklaim dan menjamin harga tidak naik, tapi kenyataannya tetap ada kenaikan harga sembako," ulasnya.

Sementara itu, Humas Bulog Riau, Faldi Wiranata saat dikonfirmasi Tribunpekanbaru.com mengatakan, hingga saat ini pihaknya tidak pernah kekurangan stok sembako untuk sejumlah item.

Baca: Ngaku Surplus Daya tapi Masih Terjadi Listrik Padam, Begini Alasan PLN Bengkalis

Baca: Dewan Dukung Perjuangan Otsus, Juga Minta Warga Kompak

"Untuk sembako stok kita cukup, mulai dari beras, gula, daging, minyak, dan tepung, kita tidak pernah kekurangan stok, bahkan untuk lebaran stok kita juga mencukupi," kata Fadli kepada Tribun, Senin sore.

Hingga saat ini dikatakan Faldi, pihaknya masih melajukan operasi pasar, baik berupa pasar murah ataupun kerjasama dengan toko-toko yang ada di pasar.

"Kita juga menggelar pasar murah di beberapa titik dan buat Rumah Pangan Kita (RPK). Bahkan kita sudah mulai sejak jelang Ramadhan. Kita melaksanakan operasi pasar berdasarkan penugasan," ujarnya. (*)

Penulis: Alex
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved