Usai Datangi Kemenag RI Anggota DPRD Riau Bawa Kabar Mengejutkan Seputar Embarkasi Haji Antara

Wahid meminta agar SK tersebut direvisi, karena Riau sudah tidak ada halangan untuk menjadi embarkasi haji antara.

Usai Datangi Kemenag RI Anggota DPRD Riau Bawa Kabar Mengejutkan Seputar Embarkasi Haji Antara
Nasuha
Komisi VIII DPR RI meninjau langsung kondisi Asrama Haji Riau sebagai persiapan untuk menjadi Embarkasi Haji Antara Riau Rabu (18/4/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Anggota DPRD Riau, Abdul Wahid memenuhi janjinya untuk mendatangi Kementerian Agama (Kemenag) RI, Rabu (30/5/2018) mempertanyakan izin embarkasi haji antara Riau tahun 2018 ini.

Dari hasil pertemuannya dengan bidang haji di Kemenag RI pada Rabu pagi tersebut, menurut Wahid pihak Kemenag menjelaskan bahwa, kesempatan Riau sebenarnya sudah tidak ada lagi.

"Karena Surat Keputusan (SK) 5 daerah yang memiliki embarkasi haji tahun ini sudah keluar, dan sudah difixkan," kata Wahid kepada Tribun, Rabu.

Ia juga menjelaskan, bahwa harusnya Riau masuk dan menjadi 6 daerah di Indonesia yang memiliki embarkasi haji tahun ini, namun pihak Kanwil Kemenag Riau tidak ada mengajukan ke pusat.

Baca: Pemprov Sudah lapor Presiden, Kemenag Riau Tunggu Putusan Pusat Soal Embarkasi Haji Antara

Baca: Tak Kunjung Ada Kejelasan Soal Embarkasi Haji Antara Riau, Anggota Dewan Ini Akan Temui Kemenag

"Riau diberikan dedline sebelumnya. Setelah dilengkapi Pemprov Riau embarkasi tersebut, ternyata Kanwil Kemenag Riau tidak ada memberi kabar ke pusat soal kesiapan embarkasi Riau, sehingga SK sudah diteken dan Riau tudak masuk, seperti itu penjelasan dari bagian haji tadi," ujarnya.

Plt Gubernur Akhirnya Temui Moeldoko Bahas Soal Embarkasi Haji Antara
Plt Gubernur Akhirnya Temui Moeldoko Bahas Soal Embarkasi Haji Antara (istimewa)

Saat ini menurut Wahid sudah lewat deadline dan SK juga sudah keluar.

Wahid meminta agar SK tersebut direvisi, karena Riau sudah tidak ada halangan untuk menjadi embarkasi haji antara.

"Mereka bersedia merevisi, tapi mereka tidak bisa janji, untuk memastikan bahwa itu bisa direvisi. Kamis (31/5) besok saya diminta untuk bertemu dengan Dirjennya. Saya akan kesana dengan beberapa orang anggota dewan lainnya di Komisi IV, yakni Asri Auzar dan Markarius Anwar," ulasnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Riau Ahmad Supardi Hasibuan yang dikonfirmasi Tribun membantah pihaknya tidak mengkomunikasikan hal tersebut kepada Kemenag RI.

Baca: Nasib Embarkasi Haji Antara Riau di Ujung Tanduk Meski Sudah Berjuang, Terancam Batal Bila. . .

Baca: Bicarakan Nasib Embarkasi Haji Antara, Begini Respon Moeldoko Usai Ditemui Plt Gubri 

"Tidak mungkin tak ada komunikasikan, berkali-kali kami ke sana, sebelum SK diterbitkan. Mungkin belum memenuhi syarat, makanya tidak dikeluarkan. Kalau kita di Riau, tak mungkin kita tahan, kita tak punya kewenangan. Kalau punya kewenangan pasti langsung kita teken," ujarnya. (*)

Penulis: Alex
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved