Dari Perenungan Bung Karno di Bawah Pohon Sukun, 5 Fakta Menarik Lahirnya Pancasila

Rumusan Pancasila dari Soekarno itu selanjutnya masih dimusyawarahkan dengan berbagai tokoh nasional, hingga teksnya seperti yang kita kenal sekarang

Dari Perenungan Bung Karno di Bawah Pohon Sukun, 5 Fakta Menarik Lahirnya Pancasila
Dok. Kompas/Song
Presiden Soekarno (kanan, berpeci) 

TRIBUNPEKANBARU.COM Hari ini, 1 Juni 2018, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila, yang merupakan dasar negara Indonesia. 

Menilik sejarahnya, lahirnya Pancasila bermula dari sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945.

Saat itu, Muh Yamin dan Dr Soepomo menyampaikan gagasan mereka, Soekarno juga menyampaikan rumusannya pada 1 Juni 1945.

 Ada tiga rumusan dasar negara yang diajukan Soekarno, yakni Pancasila, Trisila dan Ekasila.

Namun, yang disetujui anggota BPUPKI adalah Pancasila, yakni kebangsaan Indonesia atau nasionalisme, internasionalisme atau peri-kemanusiaan, mufakat atau demokrasi, kesejahteraan sosial, dan Ketuhanan.

Pidato Soekarno inilah yang kemudian diperingati sebagai hari lahir Pancasila

Rumusan Pancasila dari Soekarno itu selanjutnya masih dimusyawarahkan dengan berbagai tokoh nasional, hingga teksnya seperti yang kita kenal sekarang

Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia.

Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas.

Baca: Menyingkap Alasan Zinedine Zidane Mendadak Tinggalkan Real Madrid 

Baca: 1 Juni Hari Lahir Pancasila, Ruhut Sitompul: Kita Percayakan kepada Megawati dan Yudi Latief

Baca: Ada 3 Rekor yang Berpeluang Dipecahkan Saat  Piala Dunia 2018

Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Halaman
1234
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved