Kampar

VIDEO: Jelang Buka Puasa, Ada Aksi Tolak Indomaret di Bangkinang

Mereka menolak keberadaan usaha waralaba. Aksi digelar tepat di depan Indomaret, Jalan Jend. Sudirman,

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Sejumlah aktivis di Kampar menggelar aksi jelang Buka Puasa, Kamis (31/5/2018).

Mereka menolak keberadaan usaha waralaba. Aksi digelar tepat di depan Indomaret, Jalan Jend. Sudirman, Bangkinang Kota.

"Tolak Indomaret, selamatkan pedagang kecil," isi tulisan merah pada kain putih yang mereka bentangkan pada aksi itu. Aksi mengatasnamakan Gerakan Pemuda Patriotik Indonesia (GPPI) Cabang Kampar itu meminta minimarket itu ditutup.

Indomaret itu baru beroperasi beberapa hari. Bukan saja di Bangkinang, GPPI juga menolak usaha ritel di beberapa tempat lain di Kampar. "Ini dapat mematikan usaha yang dikelola perorangan," kata David, Koordinator Lapangan aksi GPPI tersebut.

Baca: Investasi Riau Hanya Tumbuh 2 Persen Tahun 2017

Baca: Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Lanud Rsn Pekanbaru Jadikan Momen Untuk Refleksi Diri

Rian mengklaim, GPPI mendapat keluhan dari pedagang kecil sejak Indomaret masuk ke Kampar. Ia menyesalkan kebijakan pemerintah yang memberi peluang kepada pemodal asing berusaha di Kampar.

Menurut dia, bukannya membangun, malah merontokkan ekonomi kerakyatan di Kampar. Hal ini ditimpali Sekretaris GPPI Kampar, Ryan. Ia meminta Pemkab Kampar mencabut izin Indomaret. "Keuntungan mereka bawa keluar (Kampar)," katanya.‎

Ketimbang membuka peluang bagi usaha ritel, Ryan meminta, Pemkab Kampar lebih baik mengembangkan usaha kecil. Misalnya dengan memberikan bantuan modal usaha kepada masyarakat.‎

Ryan juga meminta DPRD mendorong pencabutan izin tersebut. DPRD diharapkan mengawasi kebijakan pemerintah dalam mengeluarkan izin kepada asing. ‎(*)‎

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved