Waspada DBD! Dalam Satu Bulan Saja Sudah 27 Warga Pekanbaru Terserang

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi momok yang menakutkan bagi warga Pekanbaru.

Waspada DBD! Dalam Satu Bulan Saja Sudah 27 Warga Pekanbaru Terserang
TribunPekanbaru/DoddyVladimir
Pasien demam berdarah sedang dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rabu (3/2/2016). Sampai 31 Januari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad sudah menangani 131 pasien deman berdarah, 74 diantaranya anak-anak dan angka tersebut cenderung meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi momok yang menakutkan bagi warga Pekanbaru.

Sebab kasus DBD di Pekanbaru terus saja terjadi dan terus meningkat. Selama bulan Mei 2018 kemerin saja, setidaknya 27 warga Pekanbaru yang terserang DBD.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy, Jumat (1/6/2018) mengungkapkan, meskipun mengalami peningkatan, namun dari 27 orang yang terserang DBD di Pekanbaru selama bulan Mei tidak ditemukan ada yang meninggal dunia.

"Pada bulan April lalu ada yang kita temukan satu orang meninggal dunia. Itu dari Kecamatan Pekanbaru Kota," katanya pada Tribunpekanbaru.com.

Baca: BREAKING NEWS: KPK Dikabarkan Periksa Kediaman Bupati Bengkalis

Jumlah kasus DBD selama Mei 2018 tersebar di 12 kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru. Dimana Kecamatan Payung Sekaki menjadi penyumbang terbanyak kasus DBD di Pekanbaru.

"Priode Mei kemarin di payung sekaki yang paling banyak, ada 6 kasus kita temukan disana," imbuhnya.

Sementara untuk ditotal secara keseluruhan, kasus DBD di Pekanbaru pada tahun 2018 ini, mulai dari Januari hingga akhir bulan Mei ini telah sebanyak 127 kasus.

Baca: Dua Emak-Emak Bertengkar di Food Court, Gadis Kecil Sampai Nekat Lakukan Ini

Jika dibadingkan dengan priode yang sama dengan tahun 2017 lalu, angka ini memang mengalami penurunan. Pada priode yang sama di tahun 2017 lalu tercatat ada 337 kasus DBD.

Saat ini Dinkes Pekanbaru tengah mengencarkan gerakan kader jumantik guna menekan angka DBD. Apalagi saat ini Pekanbaru telah memasuki musim pancaroba.

Ada beberapa program yang memang dirancang untuk menekan angka DBD di Kota Pekanbaru

"Salah satunya ialah program kader jumantik. Dimana di setiap rumah ada satu kader jumantik," katanya. (*)

Tags
DBD
Sakit
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved