4.475 Calon Mahasiswa Berebut 556 Kursi PNP di UMPN 2018

Sebanyak 4.475 peserta seleksi penerimaan mahasiswa baru, bersaing memperebutkan 556 kuota yang dibuka Politenik Negeri Padang

4.475 Calon Mahasiswa Berebut 556 Kursi PNP di UMPN 2018
Tribun Padang
Sebanyak 4.475 peserta seleksi penerimaan mahasiswa baru, bersaing memperebutkan 556 kuota yang dibuka Politenik Negeri Padang (PNP), pada seleksi jalur Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN) 2018, yang diselenggarakan di kampus PNP, Limau Manis, Kota Padang, Sabtu (2/5/2018) pagi. 

TRIBUNPADANG.com, PADANG - Sebanyak 4.475 peserta seleksi penerimaan mahasiswa baru, bersaing memperebutkan 556 kuota yang dibuka Politenik Negeri Padang (PNP), pada seleksi jalur Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN) 2018, yang diselenggarakan di kampus PNP, Limau Manis, Kota Padang, Sabtu (2/6/2018) pagi.

Direktur PNP Surfa Yondri mengatakan, kuota 556 untuk jalur UMPN itu terdiri dari 19 jurusan untuk Program Studi Diploma Tiga (DIII) dan Program Studi Diploma Empat (DIV). Kuota paling banyak, kata dia, merupakan jurusan Teknik Mesin pada Program Studi DIII.

"Kuota UMPN untuk Teknik Mesin ini ada 56. Jumlah peminat untuk jurursan ini sangat banyak, yaitu 456 orang. Bahkan jumlah ini, merepukan yang terbanyak dibandingkan peminat jurusan lainnya," kata Yondri kepada tribunpadang.com disela-sela meninjau pelaksanaan seleksi UNP, Sabtu.

Selain Surfa Yondri, dalam peninjauan seleksi UMPN tersebut, turut dihadiri oleh mantan Wamendikbud, Musliar Kasim, yang kini kembali mengabdi sebagi Akademika Unand, sekaligus menjabat sebagai Wakil Tokoh Pendidikan pada Dewan Penyantun PNP Periode 2017-2021.

Baca: Densus 88 Geledah Fisip UR, Kapolda: Kita Bantu Backup Saja

Baca: VIDEO: Pemudik Waspadai Ada Penyempitan Jalan Arifin Achmad Dumai

Lebih lanjut, Surfa Yondri juga membeberkan peringkat PNP pada seleksi UMPN tahun 2018 yang digelar secara serentak di Indonesia ini, kata dia, PNP kembali meraih peringkat 5 dari 43 Politeknik Negeri yang ada di Indonesia pada kategori peminat terbanyak seleksi UMPN Politeknik Negeri.

"Peringkat ini, akan terus dipertahankan dan ditingkatkan oleh PNP, seriring terus bertambahnya berbagai program kerjasama dengan sejumlah instansi yang ada di Indonesia. Di antaranya PLN dan Trakindo," ujarnya.

Bahkan untuk PLN, sebut Yondri, kerjasamanya sudah berjalan sejak lama, dan sudah ada alumni PNP yang langsung bekerja di PLN begitu lulus kuliah. Sedangkan dengan Trakindo, kerjasamanya memasuki tahun kedua dengan jurusan Alat Berat.

"Untuk Trakindo ini, akan kami buka dua kelas. Satu untuk kelas kerjasama dan satu lagi kelas reguler. Total kuotanya yang dibuka untuk kedua kelas ini berjumlah 48," ungkap mantan Wakil Direktur III PNP tersebut.

PNP sendiri, tambahnya, sebelumnya dikenal sebagai Politeknik Negeri Andalas. Politeknik ini berdiri 12 Maret 1985, dan hingga sekarang Politeknik tersebut sudah menghasilkan belasan ribuan alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan belahan dunia.

"Tiap tahunnya, PNP menerima mahasiswa baru lebih kurang 1300 mahasiwa. Proses penerimaannya ada tiga jalur, yaitu UMPN 40 persen dari jumlah yang diterima, UN 20 persen, sedangkan Bidik Misi dan seleksi Rapor, masing-masing 15 persen," pungkas Surfa Yondri.(*)

Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved